Persija Belum Ambil Keputusan usai Shin Tae Yong Kena Sanksi KFA

Pelatih Persija Jakarta Asal Korea

DEKANNEWS - Manajemen Persija Jakarta secara resmi menanggapi sanksi yang dijatuhkan Korea Football Association (KFA) kepada pelatih Shin Tae Yong atas dugaan kekerasan saat melatih klub lokal Ulsan Hyundai

Persija menyatakan belum mengambil keputusan atas situasi tersebut lantaran masih mempelajari perkembangan persoalan ini.

Dalam pernyataan resminya, Jumat (24/7), Persija menegaskan menghormati keputusan yang telah ditetapkan KFA terkait kasus yang menimpa Shin Tae Yong.

Manajemen Persija juga menyampaikan belum akan menentukan sikap. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu memilih terus memantau perkembangan sebelum mengeluarkan keputusan resmi.

"Persija akan terus memantau perkembangan, menjalin komunikasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait, serta mempelajari berbagai aspek yang berkaitan dengan situasi ini sebelum mengambil kepiutusan resmi," demikian pernyataan Persija yang dikutip Sabtu (25/7/2026).

Klub juga memastikan setiap perkembangan mengenai kasus tersebut akan disampaikan melalui kanal komunikasi resmi Persija agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik.

Sebelumnya, KFA menjatuhkan sanksi kepada Shin Tae Yong berupa larangan melatih selama 10 tahun pada akhir Juli menyusul laporan dari pemain Ulsan Hyundai. Keputusan itu diambil setelah Komite Fair Play menggelar pertemuan pada awal bulan ini.

Selain larangan melatih selama satu dekade, Shin juga dikenai larangan terlibat dalam kompetisi sepak bola di Korea Selatan dalam jabatan apa pun serta sanksi pengusiran permanen dari klub. Seluruh sanksi tersebut hanya berlaku di wilayah Korea Selatan.

Artinya, Shin Tae Yong tetap diperbolehkan melatih klub di luar Korea Selatan. Saat ini, pelatih asal Korea Selatan tersebut masih menangani Persija Jakarta.

Kasus yang berujung sanksi bermula saat Shin masih melatih Ulsan Hyundai. Ia dilaporkan mrlakukan tindakan kekerasan terhadap sejumlah pemain dan juga dituduh bermain golf saat kompetisi masih berlangsung.

Laporan tersebut berujung pada pemecatan Shin dari Ulsan Hyundai. Namun, proses itu tidak berhenti di sana karena KFA kemudian menjatuhkan sanksi disiplin setelah melakukan pemeriksaan melalui Komite Fair Play. (Zat)