Shin Tae-yong Kena Sanksi KFA, Masa Depan di Persija Jadi Sorotan
DEKANNEWS, JAKARTA - Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) resmi menjatuhkan sanksi disiplin kepada pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. Hukuman tersebut berkaitan dengan dugaan tindakan kekerasan terhadap pemain saat ia masih menangani klub Liga Korea Selatan, Ulsan HD.
Keputusan itu diambil setelah Komite Disiplin KFA menggelar sidang untuk membahas kasus yang menjerat mantan pelatih tim nasional Korea Selatan tersebut.
"Komite Disiplin baru-baru ini menggelar sidang dan telah memutuskan sanksi terhadap mantan pelatih Shin Tae-yong," ujar perwakilan KFA, seperti dikutip Yonhap News TV, Jumat (24/7/2026).
Hingga kini, KFA belum mengumumkan secara rinci bentuk hukuman yang dijatuhkan kepada Shin Tae-yong.
Namun, sejumlah media Korea Selatan melaporkan bahwa pelatih berusia 55 tahun itu menerima sanksi yang masuk kategori berat.
Dalam regulasi KFA, sanksi berat dapat berupa skorsing sebagai pelatih atau ofisial, larangan terlibat dalam pertandingan, hingga pencabutan keanggotaan atau pemecatan permanen dari asosiasi.
Kasus yang berujung pada sanksi tersebut bermula dari dugaan tindakan kekerasan terhadap seorang pemain saat Shin Tae-yong masih melatih Ulsan HD. Keputudan KFA ini menjadi sorotan karena menyangkut salah satu pelatih Korea Selatan yang kini berkarir di kompetisi Indonesia yaitu menjadi pelatih Persija.
Saat ini, Shin Tae-yong tetap fokus menjalankan tugas barunya di Indonesia setelah resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala Persija Jakarta pada Juni 2026. Ia tengah mendampingi skuad Macan Kemayoran dalam persiapan menghadapi turnamlen pra-musim Piala Presiden 2026. (Zat)
