Perindo Jawa Barat Yakin Program Beralih ke Kendaraan Listrik akan Mudah Diterima Masyarakat Jabar

Pimpinan DPW Perindo Jawa Barat dan Wakil Ketua Umum DPP Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah. (Ist)

Jakarta, Dekannews - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan kesiapan daerahnya untuk beralih ke kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas mereka. Untuk menarik minat warga Jabar beralih ke kendaraan listrik, Pria yang akrab disapa dengan Kang Emil bersama jajarannya sedang berupaya menghasilkan fasilitas pengecasan baterai kendaraan listrik atau SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) maupun Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Merespons hal tersebut, Sekretaris DPW Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Jawa Barat, Charlly Lolo mengapresiasi kesiapan Jabar untuk beralih ke kendaraan non-emisi. Menurutnya, dengan Jabar melakukan berbagai persiapan menuju peralihan ke kendaraan listrik dapat mendorong provinsi lain untuk bergerak bersama mengatasi pemanasan global.

"Sebagai warga Jabar saya mengapresiasi kesiapan Gububernur Jabar untuk mensosialisasikan motor listrik, dengan kesiapan ini semoga menjadi suport bagi provinsi-provinsi lain untuk menggunakannya," kata Charlly kepada wartawan, dikutip Rabu (21/9/2022).

Ia melanjutkan, dengan beralih ke kendaraan listrik masyarakat akan merasakan beberapa manfaat, baik jangka panjang maupun jangka pendek. Ia menyebutkan, untuk jangka panjang dapat mengurangi polusi guna kelestarian alam dan jangka pendek berupa menghemat pengeluaran sehari-hari warga yang sudah beralih ke kendaraan listrik.

"Sejalan dengan hemat energi, cost yang dikeluarkan dari kendaraan listrik tentu akan lebih rendah dibandingkan dengan BBM yang selalu mengikuti harga minyak dunia," ucapnya.

Terkait program Pemerintah Pusat untuk beralih ke kendaraan listrik, Charlly yakin masyarakat Jabar akan dengan lapang dada dan ikut andil dalam menyukseskan program tersebut.

"Perindo Jabar yakin konversi BBM ke kendaraan listrik khususnya di Jabar akan mudah diterima oleh masyarakat Jawa barat," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berwisata menggunakan sepeda motor listrik bersama komunitas motor listrik dengan rute Glamping Legok Kondang-Jembatan Rengganis Suspension Bridge, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Sabtu (17/9/2022).

Setelah itu, Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- menghadiri kegiatan Temu Pemimpin untuk Aspirasi Masyarakat (TEPAS) bertema "Wisata Asik Memakai Kendaraan Listrik" di Jembatan Rengganis Situ Patenggang.

Kang Emil melanjutkan, Indonesia memiliki semua sumber energi terbarukan dan paling lengkap di dunia, mulai dari air, angin, sampai panas bumi. Maka, menurutnya, Indonesia akan jadi negara yang punya produksi energi terbesar.

"Indonesia akan jadi malaikat penyelamat dunia. Jadi, di depan kita ada masalah, Allah sudah memberi berkah, masa kita tidak mau berpikir. Maka dari sekarang, di mana ada energi bebas karbon, kita harus berjuang di level masing-masing, semua harus berjuang," katanya.

Pemda Provinsi Jabar bersama University of Nottingham sudah menandatangani Letter of Intent (LoI) tentang kerja sama penurunan emisi di bidang transportasi lewat konversi ke kendaraan listrik, dan penggunaan energi baru terbarukan (EBT). 

"Kalau Jabar tidak progresif, tidak terdepan, tidak promotif, asa piraku. Penduduk paling banyak, tentu paling banyak menggunakan energi, kebijakan sudah disiapkan," ucap Kang Emil. (Zat)