Paska Terbakar, Gedung Bapenda DKI Ditutup Sementara Aktivitas ASN Dipindahkan

Gedung Bapenda DKI Terbakar

Dekannews, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta menyiapkan gedung alternatif untuk memastikan aktivitas pemerintahan tetap berjalan setelah Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Gambir, Jakarta Pusat, mengalami kebakeran.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan, operasional di gedung yang terdampak kebakaran untuk sementara dihentikan. Para pegawai akan dialihkan ke lokasi kerja lain yang telah disiapkan pemerintah.

"Operasional gedung untuk sementara stop dulu dann dipindahkan," kata Tano Karno, Minggu (9/8/2026).

Rano menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung kondisi Gedung Bapenda DKI Jakarta yang terbakar di Gambir, Jakarta Pusat.

Dalam peninjauan tersebuy, Rano didampingi Kepala Bapenda DKI Jakarta Lusiana Herawati dan Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkatmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara.

Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi Mutiara untuk melihat kondisi gedung dan memastikan langkah penanhanan dapat berjalan.

Terkait tingkat kerusakan gedung, Rano mengatakan Pemprov DKI masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Ia meminta masyarakat menunggu hingga selutuh proses pemeriksaan dan penyelidikan selesai.

Sementara itu, sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menerapkan pola kerja dari rumah atau work from home (WFH) secara bergantian.

Skema tersebut diterapkan agar aktivitas dan pelayanan kedinasan tetap berjalan meski gedung yang biasa digunakan tidak dapat dioperasikan untuk semnetara waktu.

Selain WFH, sebagian pegawai Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga akan dipindahkan sementara ke kantor Suku Dinas Perhubungan yang berada di masing-masing wilayah administrasi.

Langkah pemindahan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI menjaga kelangsungan pelayanan publik sekaligus memebrikan waktu bagi proses pemeriksaan dan penanganan gedung yang terdampak kebakaran. (Zat)