Pantau Harga Hewan Kurban, Pramono : Kalau Naik Tidak Lebih Dari Inflasi

Hewan Kurban

DEKANNEWS — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan ketersediaan hewan kurban untuk kebutuhan Idul Adha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan harga relatif stabil.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya lonjakan harga hewan kurban di Jakarta.

“Untuk kurban, sampai hari ini, kami belum mendapatkan isu mengenai kenaikan. Jadi, harganya masih sesuai dengan yang ada,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Menurut Pramono, stabilitas harga tersebut tidak terlepas dari langkah antisipasi yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama Perumda Dharma Jaya jauh sebelum momentum Idul Adha tiba.

Ia menyebutkan, Perumda Dharma Jaya telah mempersiapkan pasokan hewan kurban lebih awal agar kebutuhan masyarakat tetsap terpenuhi tanpa memicu gejolak harga di pasaran.

“Mudah-mudahan, kurban di Jakarta tidak naik harganya. Kalau toh naik, tidak lebih dari inflasi. Itulah yang kami lakukan,” ujarnya.

Selain menjaga stabilitas harga, Pemprov DKI juga menaruh perhatian terhadap kualitas dan kesehatan hewan kurban yang akaan dipasarkan kepada masyarakat.

Sebelumnya, Perumda Dharma Jaya menetapkan target penyediaan sebanyak 900 ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan seluruh hewan kurban yang disediakan telah melalui proses seleksi dan pemeriksaan kesehatan secara ketat guna memastikan kelayakan hewan sebelum dijual kepada masyarakat.

Pemprov DKI berharap langkah tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah kurban tahun ini, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari raya.