Kesadaran Minim, Munjirin Siap Gencarkan Edukasi ke Masyarakat Untuk Peduli Kali Baru

Walikota Jakarta Timur Munjirin

DEKANNEWS, JAKARTA - Walikota Jakarta Timur Munjirin menyoroti masih rendahnya kesadaran warga dalam menjaga kebersihan Kali Baru. Ia menilai, keterlibatan masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran kali perlu ditingkatkan agar sampah tidak kembali menumpuk setelah proses pembersihan dilakukan.

Munjirin meminta camat dan lurah memperkuat edukasi kepada warga sekaligus mendorong masyarakat ikut bertanggung jawab menjaga lingkungan. Menurutnya, kebersihan Kali Baru tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan pembersihan yang dilakukan pemerintah.

"Untuk pemeliharaan lebih lanjut, masyarakat kanan kiri harus benar-benar dilibatkan untuk ikut bertanggung jawab, tidak membuang sampah di kali," katanya usai kegiatan bersih-bersih Kali Baru, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (29/8).

Ia juga meminta jajaran RT dan RW berperan aktif dalam menjalankan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 terkait pengelolaan sampah. Munjirin menegaskan, kali tidak boleh kembali dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah oleh warga.

Menurut Munjirin, edukasi masih menjadi langkah utama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Namun, upaya tersebut tidak menutup kemungkinan diikuti dengan tindakan tegas apabila masih ditemukan warga yang membuang sampah sembarangan di Kali Baru.

Ia mengatakan pengawasan di kawasan tersebut akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari RT, RW, lurah, camat hingga penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Pengawasan diperlukan untuk memastikan warga tidak kembali membuang sampah ke aliran kali.

"Kalau OTT tadi belum dilaksanakan, tapi bukan tidak mungkin. Saya sudah minta Pak RW, Pak Lurah, Pak Camat serta penyidik PPNS agar dilaksanakan OTT khusus di Kali Baru ini," pungkas dia.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar kerja bakti massal dengan mengerahkan lebih dari 500 personel untuk membersihkan sampah yang menumpuk di Kali Baru, Jatinegara, Jakarta Timur, hari ini Sabtu (29/8).

Pembersihan dilakukan pada segmen
dari Jalan MT Haryono hingga Flyover Kampung Melayu sepanjang sekitar 2,5 kilometer. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah sekitarnya. (Zat)