Dirut PAM Jaya Tinjau Waduk Jatiluhur, PJT II : Masih Dalam Batas Aman
DEKANNEWS, JAKARTA - PAM Jaya turun langsung mengecek kondisi Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, untuk memastikan pasokan air baku bagi Jakarta tetap terjaga selama musim kemarau.
Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin bersama jajaran melakukan kunjungan ke Waduk Jatiluhur pada Senin (31/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sumber air baku yang menjadi salah satu penopang kebutuhan air Jakarta.
Arief mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan suplai air baku dari Jatiluhur tetap berjalan aman. Meski demikian, PAM Jaya tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya penurunan tinggi muka air waduk.
"Kunjungan hari ini kita ingin memastikan bahwasannya suplai air baku yang dari Jatiluhur dalam kondisi aman walaupun tetap waspada karena penurunan MDPL di angka 96,3 saat ini posisinya," kata Arief.
Dalam kunjungan tersebut, Arief didampingi jajaran Perum Jasa Tirta II (PJT II), di antaranya Direktur Usaha Didik Permadi Yoffana dan General Manager Wilayah IV Anom Soal Herudjito. Pertemuan tersebut membahas kondisi terkini Waduk Jatiluhur sekaligus langkah mitigasi untuk menjaga keberlangsungan pasokan air baku.
Arief menyebut pihak PJT II telah melakukan sejumlah langkah mitigasi untuk mempertahankan volume air waduk. Berdasarkan penjelasan PJT II, kondisi Waduk Jatiluhur saat ini masih memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan suplai air ke Jakarta.
Direktur Usaha PJT II Didik Permadi Yoffana menjelaskan, tinggi muka air Waduk Jatiluhur saat ini berada pada level 96,34 meter di atas permukaan laut (Mdpl). Menurutnya, kondisi tersebut masih berada dalam batas aman untuk mendukung suplai air hingga akhir 2026. (Zat)
