Atasi Kepadatan Penumpang, KRL Green Line Ditargetkan Beroperasi 12 Gerbong pada 2027

KRL Tanah Abang


DEKANNEWS - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan mengakui kereta rel listrik (KRL) yang beroperasi di jalur Green Line atau lintas Tanah Abang-Rangkasbitung ga sudah overcapacity alias jumlah penumpang sudah melebihi batas.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono mengatakan pihaknya akan melakukan penambahan kapasitas angkut untuk mengatasi kepadatan penumpang, terutama saat jam sibuk.

Dia menargetkan KRL dengan rangkaian 12 gerbing beroperasi di jalur Green Line atau lintas Tanah Abang-Rangkasbitung pada 2027.

"Memang secara garis besar terkait overcapacity. Jadi memang sudah butuh kapasitas tambahan,” kata Allan di Jakarta, dikutip Selasa (27/10/2026).

Namun, pengoperasian rangkaian yang lebih panjang membutuhkan dukungan infrastruktur kelistrikan.

Allan mengatakan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menyampaikan tencana pembangunan gardu listrik tambahan di jalur Green Line.

Infrastruktur tersebut diperlukan agar rangkaian trainset 12 standard formation (12 SF) atau kereta dengan 12 gerbong dapat beroperasi.

"KAI sudah juga menyampaikan ke kami bahwa untuk Green Line akan segera dibangunkan tambahan gardu listrik sehungga kereta yang lebih panjang yang 12SF satu rangkaian 12 gerbong kereta itu bisa segera dioperasikan di tahun depan untuk Green Line,” lanjut dia. 

Selain Green Line, DJKA juga mendorong KAI mempercepat pengadaan trainset dengan rangkaian lebih panjang untuk jalur lain yang menghadapi kepadayan penumpang tinggi.

Untuk yang lainnya tentunya kita juga menghimbau kepada PT KAI untuk mempercepat pengadaan trendset 12SF atau trendset dengan rangkaian lebih panjang sehingga sekali jalan itu kan bisa mengangkut lebih banyak penumpang ya,” ujar Allam . (Zat)