Workshop Eco Enzyme Serentak Bhayangkari Seluruh Indonesia Digelar, Polres Kepulauan Seribu Ikut Sukseskan Pemecahan Rekor MURI 2025
Kepulauan Seribu – Bhayangkari di seluruh Indonesia menggelar Workshop Eco Enzyme Serentak dalam rangka pemecahan Rekor MURI 2025, Jumat (28/11/2025). Kegiatan yang berlangsung serentak nasional ini turut dilaksanakan oleh Bhayangkari Cabang Kepulauan Seribu di Lapangan Saung Polres Kepulauan Seribu.
Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh Ketua Cabang Bhayangkari Kepulauan Seribu, pengurus cabang, serta perwakilan ranting utara dan selatan. Secara virtual, kegiatan juga terhubung dengan Wakil Ketua Umum Bhayangkari, Martha Dedi Prasetyo, jajaran Pengurus Pusat Bhayangkari, Yayasan Kemala Bhayangkari, Ketua Eco Enzyme Nusantara, hingga perwakilan Museum Rekor Indonesia (MURI).
Workshop dibuka dengan rangkaian seremonial mulai dari doa, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Bhayangkari, hingga penyampaian laporan kegiatan. Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum Bhayangkari menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan serentak ini yang dinilai sebagai wujud kepedulian organisasi terhadap isu lingkungan.
Kegiatan pembuatan Eco Enzyme secara massal menjadi inti acara. Para peserta mempraktikkan langsung proses fermentasi limbah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sisa sayuran, menggunakan komposisi bahan organik yang telah ditetapkan, yaitu 1,5 kg bahan organik untuk 0,5 liter molase. Bahan yang digunakan juga disesuaikan dengan rekomendasi Eco Enzyme Nusantara, seperti kulit jeruk, semangka, melon, dan nanas, sementara bahan seperti pepaya, nangka, dan durian tidak disarankan.
Pihak MURI turut menyampaikan sambutan singkat dan membacakan pengakuan rekor atas pelaksanaan kegiatan Eco Enzyme serentak terbesar di Indonesia. Sertifikat rekor kemudian diserahkan kepada Wakil Ketua Umum Bhayangkari secara simbolis.
Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga edukasi penting untuk mendorong gaya hidup ramah lingkungan di keluarga Polri. Menurutnya, Eco Enzyme dapat menjadi solusi sederhana untuk mengurangi limbah organik, mengurangi penggunaan bahan kimia rumah tangga, dan memperkuat penerapan prinsip 3R: Reduce, Reuse, Recycle.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memproduksi Eco Enzyme secara mandiri serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk kebersihan rumah, penjernih air, maupun perawatan lingkungan.
Kegiatan berjalan aman, tertib, dan mendapat apresiasi dari seluruh peserta yang hadir, baik secara langsung maupun melalui sambungan virtual.
