Pemprov DKI Dukung Upaya Polda Metro Jaya Urus Masalah Pengangguran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

DEKANNEWS, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut positif dan siap bekerja sama dengan Polda Metro Jaya yang ingin mengurus pengangguran di Jakarta.

Polda Metro Jaya akan memberikan pelatihan keterampilan kerja bagi pengangguran dan memberikan akses lapangan kerja sekaligus menata kawasan yang selama ini menjadi perhatian, termasuk wilayah rawan narkoba.

Pramono menyampaikan hal itu usai menerima kunjungan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto di Balai Kota Jakarta, kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan keduanya difokuskan pada upaya mengatasi masalah pengangguran di Jakarta. Salah satunya yaitu terkait program Poliran (Polisi Peduli Pengangguran), yang diarahkan untuk membantu masyarakat memperoleh pelatihan keterampilan, informasi, hingga peluang kerja.

"Sesuai dengan arah kebijakan Kapolri yang baru, yang intinya adalah bagaimana polisi bersama rakyat dan polisi juga concern terhadap hal yang berkaitan dengan pembukaan lapangan kerja, maka Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan support sepenuhnya untuk itu di Jakarta," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 14 Oktober.

Tidak hanya terkait persoalan pengangguran saja namun kerja sama Pemprov DKI dan kepolisian juga akan  fokus pada penataan kawasan yang dinilai membutuhkan perhatian khusus.

Pramono menyebut sejumlah daerah yang akan menjadi sasaran penataan. Wilayah tersebut mencakup tiga kelurahan di Tanah Abang, serta Kampung Ambon dan Kampung Boncos yang baru-baru ini ditertibkan akibat peredaran narkoba.

"Hal-hal yang berkaitan dengan penataan kawasan-kawasan yang dianggap sebagai kawasan yang perlu mendapatkan perhatian khusus, maka Pemerintah DKI Jakarta akan bekerja sama dengan kepolisian, termasuk penanganan hal yang berkaitan dengan narkoba," ujarnya.

Penataan kawasan termasuk di dalamnya persoalan narkoba di kawasan permukiman yang menjadi isu untuk penanganan dalam rencana kolaborasi tersebut. Penanggulangan nyta, menurut Pramono, akan berjalan beriringan dengan penataan lingkungan, bukan semata-mata melalui tindakan kepolisian.

Ia juga mengaitkan rencana kerja sama dengan penataan kawasan Tanah Abang, yakni Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebin Kacang. Di wilayah tersebut, Pemprov DKI merencanakan penataan sepanjang 2,3 kilometer tanpa menggusur warga.

"Menurut saya ini akan sangat sesuai dengan apa yang menjadi program Bapak Kapolri yang diterjemahkan oleh Polda Metro di Jakarta ini, sehingga kami akan bersinergi untuk itu," tutur Pramono. (Zat)