Menang 3-0, Tim Irlandia Kenakan Ban Lengan Hitam saat Hadapi Israel
DEKANNEWS - Republik Irlandia meraih kemenangan 3-0 atas Israel dalam lanjutan Grup B3 UEFA Nations League di Stadion Nagyerdei, Debrecen, Hungaria, Minggu (27/9/2026) waktu setempat. Troy Parrott, Adam Idah, dan Jack Moylan memastikan seluruh gol kemenangan Irlandia tercipta pada babak pertama.
Kemenangan tersebut diraih dalam pertandingan yang berlangsung dengan suasana berbeda karena latar belakang perang di Gaza. Para pemain Irlandia mengenakan ban lengan hitam dan menundukkan kepala ketika lagu kebangsaan Israel dimainkan.
Kedua tim juga tidak menjalani tradisi jabat tangan maupun pertukaran panji sebelum pertandingan. Situasi tersebut menambah perhatian terhadap laga yang berlangsung di stadion dengan jumlah penonton terbatas.
Di tengah suasana tersebut, Irlandia tampil agresif dan efektif sejak menit awal. Parrott membuka keunggulan pada menit ke-14 setelah memanfaatkan pergerakan James Abankwah dari sisi kanan.
Dua menit berselang, Idah menggandakan keunggulan Irlandia. Ia menerima umpan terobosan dari Moylan sebelum melepaskan penyelesaian yang tidak mampu dihentikan kiper Israel, Daniel Peretz.
Moylan kemudian melengkapi pesta gol Irlandia pada menit ke-25. Ia membawa bola menuju area pertahanan Israel sebelum melepaskan tembakan rendah yang membuat skor berubah menjadi 3-0.
Selebrasi para pencetak gol Irlandia juga menarik perhatian. Parrott membuat simbol hati dengan kedua tangannya setelah mencetak gol, sementara Moylan mencium lambang Irlandia di jersey dan ban lengan hitam yang dikenakannya.
Israel mencoba bangkit seyelah turun minum. Pemain pengganti Dor Peretz sempat menguji kiper Irlandia Caoimhin Kelleher, tetapi tekanan tersebut tidak menghasilkan gol sehingga skor 3-0 bertahan hingga laga selesai.
Sebelum pertandingan, keberadaan Irlandia dalam laga tersebut sempat menjadi perdebatan di internal tim. Para penain melakukan pembahasan panjang hingga akhirnya mayoritas memilih tetap bertanding, sementara kiper Gavin Bazunu memutuskan menarik diri dari skuad.
Sikap para pemain Irlandia sebelum pertandingan juga mendapat kritik dari Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar. Melalui media sosial X, Saar mengecam tinddakan tersebut dan menyebut Irlandia berada "di sisi sejarah yang salah". Pernyataan itu merupakan pandangan dan kritik Saar terhadap sikap tim Irlandia sebelum laga.
Federasi Sepak Bola Irlandia (FAI) sebelumnya tidak menyediakan alokasi tiket bagi pendukung Irlandia untuk dua pertandingan melawan Israel dengan alasan pertimbangan operasional, keselamatan, dan keamanan. Pertemuan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober 2026 di TSC Arena, Bačka Topola, Serbia, sebagai laga kandang Irlandia. (Zat)
