Kane Borong Dua Gol, Inggris Pesta 7-0 ke Gawang Kroasia

Inggris vs Kroasia


DEKANNEWS - Pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel memuji performa anak asuhnya setelah menghancurkan Kroasia 7-0 pada laga UEFA Nations League di Rijeka, Sabtu (3/10/2026).

Tuchel menilai Inggris tampil komplet sepanjang 90 menit, baik dalam menyerang maupun bertahan. Menurut dia, seluruh pemain, termasuk mereka yang masuk dari bangku cadangan, mampu mempertahankan level permainan tinggi hingga akhir laga.

"Itu penampilan 90 menit di level tertinggi dari semua pemain. Dari menit pertama sampai terakhir, baik starter maupun pemain pengganti, semuanya tasmpil di level tertinggi," ujar Tuchel.

Inggris tampil dominan sejak awal dan menciptakan banyak peluang. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol, sedangkan Jude Bellingham, Anthony Gordon, dan Morgan Rogers turut menyumbang gol.

Bellingham juga tampil menonjol dengan mencatat tiga assist. Tuchel mengaku terkesan dengan kelancaran permainan Inggris, terutama pada fase awal laga.

Saya sempat melihat jam dan berpikir, 'Wow, 3 menit yang bagus'. Lalu saya melihat lagi dan ternyata sudah 7 menit. Permainan kami tidak berhenti mengalir," katnanya.

Pelatih asal Jerman itu juga memuji cara Inggris mempertahankan tekanan terhadap pertahanan dan lini tengah Kroasia.

"Kami menjaga tempo, bermain melalui celah, dan sangat klinis. Kami juga tetap agresif saat melakukan tekanan balik dan bertahan, sehingga hal-hal mendasar dilakukan dengan benar," ujar Tuchel.

Menurut dia, sikap para pemain menjadi salah satu faktor utama di balik kemenangan besar tersebut. "Saya menyukai sikap tim. Kami tetap rendah hati dan selalu melakukan hal-hal dasar dengan benar. Itu sebabnya saya menyebutnya sebagai penampilan komplet," katanya.

Kane juga menilai Inggris tampil sangat dominan. "Semua pemain tampil di level tertinggi. Luar biasa dari awal sampai akhir," ujar kapten Inggris tersebut.

mengatakan tim telah banyak membahas pentingnya mempertahankan intensitas selama 90 menit. "Kami berbicara tentang bagaimana mendominasi pertandingan, dengan bola maupun tanpa bola. Hari ini semuanya terlihat," katanya.

Kane menilai kecepatan dan kekuatan fisik Inggris membuat Kroasia kesulitan mengembangkan permainan. "Kami berada dalam kondisi terbaik ketika bermain bebas, kuat secara fisik, dan berada di level seperti Premier League. Mereka kesulitan menghadapi kecepatan serta pergerakan kami," ujarnya.

Kemenangan atas Kroasia menjadi kemenangan kedua beruntun Inggris pada fase grup UEFA Nations League.

Inggris sebelumnya kalah dari Spanyol pada pertandingan pertama, kemudian bangkit dengan mengalahkan Ceko 2-0 sebelum berpesta tujuh gol ke gawang Kroasia.

Kane juga menyinggung suasana pemusatan latihan Inggris yang cukup santai selama berada di Kroasia.

Cuaca cerah, hotel yang nyaman, dan pemandangan laut sempat membuat atmosfer skuad menyerupai liburan. Namun, Kane menegaskan tim tidak kehilangan fokus.

Kami bisa saja masuk dalam mode liburan. Ini pemusatan latihan yang tidak biasa bagi kami karena kami belum pernah berada bersama selama ini. Namun, ini menjadi akhir pekan yang sempurna," katanya.

Dua gol Kane ke gawang Kroasia membuat koleksinya bersama Inggris bertambah menjadi 89 gol.

Ia juga berpeluang menyamai rekor penampilan Peter Shilton untuk timnas Inggris apabila mencatat penampilan ke-125 saat mnenghadapi Ceko pada Selasa.

Inggris akan menutup rangkaian pertandingan internasional dengan menjamu Ceko di Wembley. Kemenangan akan membawa tim asuhan Tuchel semakin dekat dengan posisi dua besar yang menjamin tiket ke perempat final UEFA Nations League. (Zat)