PON Pantai Ancol, Bergerak Untuk Jakarta Juara & Dongrak Ekonomi

KONI DKI Jakarta menggelar press gathering media bertema “Bergerak Untuk Jakarta Juara” di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

DEKANNEWS, JAKARTA - Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai Ancol yang akan digelar di Jakarta Utara pada November 2026 tidak hanya diproyeksikan sebagai ajang adu prestasi atlet. Kegiatan olahraga nasional tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Jakarta, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan Ancol.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Andri Yansyah yang didampingi Ketua Umum KONI DKI Jakarta Prof Hidayat humaid dalam press gathering media bertema “Bergerak Untuk Jakarta Juara” di Jakarta, Kamis (3/9/2026). 

“PON Pantai harus sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, dan sukses ekonomi. Alhamdulillah, Gubernur suka olahraga. Jakarta punya cita-cita menjadi pusat olahraga untuk gerakan perekonomian,” kata Andri Yansyah.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Sekretaris Umum KONI DKI, Aminulah, Wakil Ketua Umum I, Fatchul Anas dan Wakil Ketua Umum V Anondo Eko.

Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Prof Dr Hidayat Humaid mengatakan penyelenggaraan PON Pantai menjadi bagian dari upaya menjadikan olahraga sebagai salah satu penggerak perekonomian. Kehadiran atlet, ofisial, penonton, dan masyarakat selama pelaksanaan pertandingan diharapkan menciptakan aktivitas ekonomi baru.

“PON Pantai bukan hanya soal prestasi. Kami ingin kegiatan olahraga nasional ini ikut menggerakkan ekonomi masyarakat dan UMKM di sekitar lokasi,” ujar Hidayat

Hidayat menegaskan konsep “Bergerak Untuk Jakarta Juara” memiliki makna yang luas. Jakarta tidak hanya ditargetkan berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga mampu menciptakan manfaat ekonomi melalui berbagai kegiatan olahraga berskala nasional.

“Jakarta punya cita-cita menjadi pusat olahraga untuk gerakan perekonomian,” kata Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tersebut.

PON Pantai Ancol akan mempertandingkan 10 cabang olahraga dengan 11 disiplin. Cabang olahraga tersebut yakni Akuatik, Bola Basket 3x3, Bola Voli Pantai, Bola Tangan Pantai, Layar, Modern Pentathlon, Rugby Pantai, Selam Laut, Teqball, dan Triathlon.

Pertandingan akan berlangsung di sejumlah venue di kawasan Ancol. Wakil Ketua Umum I KONI DKI Jakarta Fatchul Anas mengatakan pihaknya bersama KONI Pusat, Dispora DKI, dan cabang olahraga telah melakukan visitasi untuk memastikan kesiapan lokasi pertandingan.

Pantai Festival akan digunakan untuk pertandingan Akuatik-Renang Perairan Terbuka dan Selam Laut. Sementara Beach Pool disiapkan untuk Rugby Pantai, Modern Pentathlon, serta Akuatik-Polo Air.

Kawasan Lagoon akan menjadi lokasi pertandingan Bola Voli Pantai dan Layar. Sedangkan Beach City International Stadium (BCIS) digunakan untuk Triathlon, Teqball, Bola Tangan Pantai, dan Bola Basket 3x3.

Anas mengatakan pemetaan venue tersebut juga penting untuk mendukung mobilitas peserta dan masyarakat selama penyelenggaraan. Dengan tersebarnya lokasi pertandingan, aktivitas masyarakat di kawasan Ancol diharapkan ikut meningkat.

Selain PON Pantai, KONI DKI juga terus mempersiapkan atlet melalui program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Pembinaan atlet dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

KONI DKI membentuk Satgas Pelatda untuk memastikan program latihan berjalan maksimal dan berkelanjutan. Satgas tersebut akan melakukan evaluasi serta memantau perkembangan dan performa atlet di sejumlah cabang olahraga. (Zat)