Pemprov DKI Ungkap Alasan JPO Depan DPR Tanpa Tangga
DEKANNEWS, JAKARTA - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Gatot Subroto, tepat di depan Kompleks DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, memicu sorotan publik.
Penyebabnya JPO tersebut kondisinya tanpa tangga sebagai akses pejalan kaki di kedua sisinya alias "buntung" lantaran dibongkar total. Kondisi ini membuat para pejalan kaki kesulitan dan terpaksa memutar hingga lebih dari satu kilometer.
Staf Khusus Gubernur Jakarta, Chico Hakim, buka suara terkait keberadaan JPO yang tengah viral tersebut. Dia membantah isu yang menyebutkan pembongkaran akses tangga ini karena antisipasi demonstrasi.
Gubernur Pramono Anung saat melakukan tinjauan langsung menjelaskan JPO tersebut dinilai sudah tidak lagi efektif imbas adanya perubahan jaringan transportasi. Sehingga akses publik tersebut tidak berada di jalur utama pergerakan penumpang.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan pembongkaran total terhadap sisa struktur jembatan ini, dan hanya akan memelihara serta merawat JPO yang benar-benar masih dibutuhkan oleh publik.
Sebelumnya, Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo, sebagai Satuan Kerja perangkat Daerah (SKPD) terkait JPO kurang merespon saat ditanya hilangnya tangga JPO di samping Gedung DPR/MPR, yang belakangan ini viral menjadi buah bibir masyarakat.
Bahkan, saat menghadiri rapat kerja bersama sejumlah SKPD di Komisi D DPRD DKI Jakarta, pada Kamis, (13/8/2026) lalai, Heru Suwondo enggan mengungkap penyebab hilang atau dibongkarnya tangga JPO di dalam forum itu, sehingga hal tersebut masih menimbulkan teka-teki.
Heru Suwondo datang ke Gedung DPRD DKI, membahas Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026, bersama legislatif.
Usai rapat dinyatakan rampung, saat awak media berupaya meminta klarifikasi langsung kepada Heru terkait penyebab hilangnya anak tangga JPO di samping Gedung Parlemen. Namun, Heru enggan mengungkapnya.
Dia meminta awak media untuk menanyakan masalah raibnya tangga JPO tersebut ke otoritas lain.
”Diskominfo aja Diskominfo,” kata Heru sambil berjalan cepat, dikutip Jumat, 14 Agustus 2026.
Diskominfo yang Heru makdud yakni, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta. (Zat)
