Gempa Bumi Dua Kali Guncang Sukabumi dan Bogor Hari Ini
DEKANNEWS, JAWA BARAT - Gempa bumi tektonik mengguncang dua wilayah di Jawa Barat yaitu Sukabumi dan Bogor pada hari ini, Kamis (15/10/2026).
Plt.Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Ana Oktavia Setiowati menyampaikan gempa tektonik terjadi sebanyak dua kali pada hari yang sama.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi pertama memiliki parameter update dengan magnitudo M 3,5.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,73 LS dan 106,61 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 25 km Utara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 9 km.
Gempa bumi kedua memiliki parameter update dengan magnitudo M 4,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,73 LS dan 106,60 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 26 km Barat Daya Kota Bogor, Jawa Barat pada kedalaman 5 km.
Atas kondisi tersebut, Ana mengungkapkan bahwa jenis Gempa bumi tersebut merupakan jenis Gempa dangkal.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," kata Ana dalam keterangannya.
Ana mengatakan gempa bumi ini dirasakan di wilayah Pamijahan, Kabandungan. Kondisi tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat.
Gempa tersebut dengan Skala Intensitas IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi).
Lalu wilayah Kalapanunggal, Leuwiliang, Cipeuteuy, Lengkong, Parakansalak dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
Kemudian wilayah Palabuhan Ratu, Pabuaran, Cicantayan dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
"Hingga pukul 18:40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempabumi susulan dengan magnitudo 2,4," ujar Ana. (Zat)
