Warganet Temukan Keganjilan pada Cuitan Akun @TMCPoldaMetro Yang Sebut 5 Ambulan Pemprov DKI Bawa Batu dan Bensin

Adegan dalam video yang diposting @TMCPoldaMetro saat polisi mengamankan ambulan yang disebut-sebut membawa batu dan bensin. (Foto: Dekan)

Jakarta, Dekannews- Warganet geger karena akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya,  @TMCPoldaMetro, memposting cuitan kalau pihaknya menangkap lima unit ambulan milik Pemprov DKI yang mengangkut batu dan bensin yang diduga untuk membuat bom molotov. 

Cuitan yang sempat diviralkan pendukung pemerintah tersebut, diragukan kebenarannya karena warganet bahkan menemukan keganjilan pada jam saat cuitan itu diposting. 

"02:14 Polri amankan 5 kendaraan ambulan milik Pemprov DKI Jakarta yang digunakan untuk mengangkut batu dan bensin yang diduga untuk molotov di dekat Gardu Tol Pejompongan Jl. Gatot Subroto," kata akun @TMCPoldaMetro, Kamis (26/9/2019) pada pukul 02:17 WIB. 

Cuitan ini dilengkapi sematan sebuah video yang memperlihatkan ambulan-ambulan yang diamankan, yang di antaranya bertuliskan Puskesmas Kecamatan Pademangan dan PMI Kota Jakarta Timur. 

"Ini ambulan pembawa batu, menyuplai batu buat demonstran!" ini salah satu ucapan yang terdengar dari video itu. 

Namun pada tayangan video berdurasi 0:30 menit itu tidak diperlihatkan batu maupun bensin yang disebut @TMCPoldaMetro. 

Meski demikian, cuitan @TMCPoldaMetro itu langsung diviralkan para pendukung pemerintah dengan menggunakan akun Twitter mereka. 

"Hasil pantauan malam ini.. Ambulan pembawa batu ketangkep pake logo @DKIJakarta," kata @dennysiregar7 dengan menyematkan pula video yang disematkan @TMCPoldaMetro. 

"Ini kenapa ambulan Pemprov DKI digunakan untuk menyuplai batu para perusuh? Apa @PemprovJakarta terlibat? Apa @aniesbaswedan mo jadi Nero?" kata @OneMurthada sambil menyematkan video yang sama. 

"Apa-apaan ini, kenapa ambulans milik Pemprov DKI ada bawa batu buat pendemo? Woy,  siapa ini yang tanggung jawab. @DivHumas_Polri ayolah diusut sampai tuntas!  Batunya buat lemparin polisi," kata @P3nj3l4j4h. Juga sambil menyematkan video yang sama. 

"Lhoo...?  Ambulance @DKI Jakarta digunakan menyuplai batu untuk demo? Gub @aniesbaswedan perintah andakah ini?" kata @FerdinandHaean2.

Cuitan @TMCPoldaMetro dan akun-akun pendukung pemerintah tersebut membuat akun-akun oposisi meradang karena meragukan keakuratan informasi yang dicuitkan @TMCPoldaMetro. 

"Mana batunya? Mana bensinnya? Mana buktinya?" tanya akun Front Pembela Islam, @LaskarIslam_FPI. 

"Mana batunya, Pak? A THREAD: Menjelang subuh ini gue melihat akun @TMCPoldaMetro posting kalo mereka nangkep 5 ambulance milik Pemprov DKI yang digunakan untuk mengevakuasi korban kerusuhan anak STM vs Polisi pada 25-26 September 2019. Benarkah ada batunya?" kata @DukeCondet. 

"Polisi kok bikin HOAX? Genting sekali negeri ini. Ini negara hukumnya berdasarkan asumsi, kira-kira atau suka-suka? Kalo polisi saja sudah begini, mau jadi apa negeri ini?" kecam @helmifelis. 

Akun @mas_piyuuu menemukan keganjilan pada cuitan di akun @TMCPoldaMetro dengan di akun @dennysiregar7, karena jika @TMCPoldaMetro mencuit pada Kamis (26/9/2019) pukul 02:16 WIB, akun @dennysiregar7 mencuit lebih dulu, yakni pada pukul 01:24 WIB. 

"Pertinyiinyi...  Kenapa twit Polda itu sebelumnya dicuitkan akun-akun Jokower?  Di antaranya si Densi..," kata @mas_piyuuu.

Saat dekannews menelusuri akun @TMCPoldaMetro pada pukul 08:00, cuitan tentang pengamanan lima ambulan itu sudah tidak ditemukan. Apakah sudah dihapus? (rhm)