Walikota Jakut: Pelabuhan Tanjung Priok Harus Jadi Role Model Sebuah Sinergitas

Walikota Jakut Sigit Wijatmoko (tengah). (Foto: eko/Dekan)

Jakarta, Dekannews- Walikota Jakarta Utara Sigit Widjatmoko mengatakan, Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan terbesar di Indonesia harus menjadi role model sebuah sinergitas antara pelabuhan dengan masyarakat lokal. 

Hal ini dikatakan Sigit dalam acara coffee morning yang diselenggarakan Pemkot Jakarta Utara dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II di Museum Maritim Indonesia, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (11/9/2019). 

Acara ini dihadiri pelaku bisnis di Jakarta Utara dan stake holder terkaut guna memperkuat sinergitas dan meningkatkan pelayanan publik. 

"Pelabuhan Tanjung Priok adalah pelabuhan terbesar di Indonesia, (maka) harus bisa menjadi role model sebuah sinergitas antara pelabuhan dengan masyarakat lokal," kata Sigit. 

Ia meyakini, acara coffee morning ini akan dapat memetakan tantangan yang harus dipecahkan bersama, termasuk soal kesejahteraan masyarakat di sekitar pelabuhan. 

Ia menyarankan manajemen Pelindo II sebagai pengelola Pelabuhan Tanjung Priok, memprioritaskan masyarakat di sekitar pelabuhan, namun tidak mengeyampingkan masyarakat yang berdomisili jauh dari area pelabuhan. 

"Pelabuhan harus membuka peluang-peluang kepada masyarakat Jakarta Utara, sehingga nereka punya kesempatan untuk menikmati manfaat adanya aktivitas pelabuhan, tapi tetap tidak mengenyampingkan masyarakat luar," tuturnya. 

General Manager PT Pelindo II Suparjo menjelaskan, sesuai tema acara, yakni  'Menjaga dan Meningkatkan Sinergi Antar Entitas Pelabuhan Tanjung Priok', pihaknya bertujuan untuk meningkatkan komunikasi,  baik dengan Pemkot Jakut, stakeholder maupun pelaku bisnis, demi menjaga kualitas pelayanan.

"Jad, melalui acara yang bersifat santai ini, segala hal yang belum disampaikan dalam rapat formal bisa dikomunikasikan," tutup Suparjo. (Eko)