Tahun Depan Pemerintah Berencana Pangkas Subsidi Listrik

Ilustrasi. (Foto: dtc)

Jakarta,  Dekannews- Pemerintah cq Kementerian Keuangan berencana memangkas kompensasi subsidi listrik PLN pada tahun depan (2020) untuk mengurangi risiko yang dapat terjadi pada keuangan negara.

"Sejak 2017 tidak dilakukan adjustment tarif (penyesuaian tarif,  red). Akibatnya, ada selisih antara harga keekonomian dengan tarif yang betul-betul ditetapkan," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu, Suahasil, dalam Rapat Kerja Bidang Anggaran DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Ia menambahkan, selisih antara harga listrik yang disubsidi dengan harga keekonomian listrik tersebut menjadi tanggungan pemerintah yany disebut sebagai kompensasi dan dibayarkan kepada PLN.
 
Karena itu, tegasnya,  pemerintah pun berencana memangkas pemberian kompensasi kepada PLN terhadap seluruh biaya yang telah dikeluarkan oleh BUMN itu,  karena PLN sampai saat ini masih menjual listrik dengan tarif di bawah keekonomian.

"Kita tidak inginkan berlarut-larut, karena itu salah satu arahan kebijakan ke depan adalah mengurangi kompensasi ini," kata Suahasil.

ia mengakui kalau kebijakan itu akan meringankan beban keuangan negara. Meskipun implikasinya bakal berdampak negatif pada keuangan PLN.

Meski demikian Suahasil mengatakan,  saat ini pemerintah masih mengkaji kemungkinan kenaikan tarif listrik. (man)