SGY Usul Anies Angkat Nurmansjah Lubis Jadi Ketua TGUPP

Nurmanjah Lubis (tengah). (Foto: Indopolitika)

Jakarta, Dekannews- Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar tidak mengabaikan calon wakil gubernur (Cawagub) dari PKS Nurmansjah Lubis yang  gagal melenggang ke Balaikota dan menjadi pendampingnya. 

Pada pemilihan yang dilakukan DPRD DKI Jakarta, Senin (6/4/2020), Nurmansjah hanya meraih 17 suara dari 100 anggota Dewan yang mempunyai hal pilih, sementara rivalnya, Ahmad Riza Patria dari Gerindra, meraih 81 suara.

Dua suara dinyatakan tidak sah. 

"PKS punya jasa besar kepada Anies, karena PKS dan Gerindra lah yang mengusung Anies dan Sandiaga Uno di Pilkada Jakarta 2017," kata Sugiyanto, Selasa (7/4/2020), melalui telepon. 

Aktivis yang akrab disapa SGY ini menambahkan, Nurmansjah Lubis punya kapasitas yang bagus, dan layak untuk berada di dekat Anies, serta membantunya menangani Jakarta, karena selain merupakan mantan anggota DPRD DKI dua periode, Nurmansjah  juga mantan auditor di BPKP. 

"Anies bisa mengangkat dia sebagai ketua TGUPP (Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan), dan ketua TGUPP yang saat ini menjabat dapat digeser ke posisi lain," katanya. 

SGY mengaku tidak menganggap jelek kinerja ketua TGUPP tersebut, namun kata dia, Anies juga tak boleh tutup mata pada fakta bahwa saat ini kinerja TGUPP masih disorot DPRD dan masyarakat. 

"Kalau TGUPP dipimpin Nurmansjah, insya Allah kinerjanya akan lebih baik," kata dia. 

Seperti diketahui, Nurmansjah dan Riza bertarung memperebutkan kursi Wagub DKI setelah Sandiaga Uno mundur pada Agustus 2018 untuk mengikuti Pilpres 2019.

Semula, berdasarkan kesepakatan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden PKS Sohibul  Iman, pengganti Sandiaga adalah kader PKS, namun dua nama yang diusulkan partai Islam itu, yakni Achmad Syaikhu dan Agung Yulianto, ditolak fraksi-fraksi di DPRD DKI Jakarta, termasuk oleh Fraksi Gerindra. 

Setelah terkatung-katung cukup lama, akhirnya PKS mengalah, dan mengganti Achmad Syaikhu dan Agung Yulianto dengan Nurmansjah, dan mengakomodir usulan Gerindra agar kadernya juga dicalonkan. 

Akhirnya, Nurmansjah pun bertarung dengan Riza pada pemilihan kemarin. 

Saat dikonfirmasi soal kekalahan Nurmansjah, penasehat Fraksi PKS yang juga wakil ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengatakan bahwa pihaknya bisa menerima. 

"Kalau kita pakai istilah agama, memang takdirnya ke dia," katanya. (rhm)