Selama Libur Akhir Tahun Anies Batasi Operasional Tempat Usaha dan Perkantoran

Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria. (Foto: Int)

Jakarta, Dekannews- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membatasi jam operasional tempat usaha dan perkantoran hanya sampai pukul 19:00 dan 21:00 WIB selama libur akhir tahun. 

Kebijakan ini berlaku mulai Jumat (18/12/2020) hingga 8 Januari 2021, dan tertuang dalam Seruan Gubernur (Sergub) Nomor 17 Tahun 2020 tentang Pengendalian Kegiatan Masyarakat Dalam Pencegahan Covid-19 Pada Masa Libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 yang ditandatangani pada Rabu (16/12/2020).  

"Dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19 selama masa libur akhir tahun menyambut Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyerukan kepada setiap orang yang berada di Pemprov DKI Jakarta dari tanggal 18 Desember 2020 sampai dengan 8 Januari 2021 agar meningkatkan aktivitas pencegahan penyebaran Covid-19," kata Anies dalam Sergub tersebut. 

Ada tiga seruan dalam Sergub, dimana ketentuan tentang pembatasan jam operasional tempat usaha dan perkantoran berada poin 1 huruf b dan c, serta pada poin 2.

Poin 1b berbunyi begini: "Pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab perkantoran/tempat kerja (kantor)  untuk menerapkan batasan jam operasional paling lama pukul 19:00 WIB, dan menerapkan batasan kapasitas jumlah orang paling banyak 50% yang bekerja di kantor/tempat kerja dalam satu waktu bersamaan, kecuali yang menyelenggarakan fungsi pelayanan masyarakat dan kedaruratan". 

Sementara poin 1c berbunyi: "Pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab pusat perbelanjaan/mall, warung makan, rumah makan, kafe, restoran, bioskop, tempat/kawasan wisata untuk menerapkan batasan jam operasional paling lama pukul 21:00 WIB, dan menerapkan batasan kapasitas pengunjung paling banyak 50% dari total kapasitas". 

Poin 2 berbunyi: "Khusus pada 24-27 Desember 2020 dan 31 Desember 2020 - 3 Januari 2021, bagi individu/keluarga mengurangi kegiatan di luar rumah, kecuali untuk beribadah, pemenuhan kebutuhan mendasar dan/atau mendesak, serta pelaku usaha menerapkan batasan jam operasional paling lama sampai dengan pukul 19:00 WIB".  

Poin 1 huruf a Sergub Nomor 17 Tahun 2020 berisi seruan agar setiap orang mengenakan masker, menjaga jarak, dan tidak membuat dan/atau menghadiri kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan/keramaian. 

Poin tiga berupa imbauan agar warga mematuhi protokol kesehatan, dan peringatan bahwa pelanggar protokol tersebut akan ditindak oleh tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP,  perangkat daerah terkait dan TNI/Polri. 

"Mematuhi protokol pencegahan Covid-19 beserta penegakkan disiplin yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja bersama dengan. Perangkat Daerah terkait aparat TNI/Polri". (rhm)