Satu Lagi Mahasiswa Kendari Tewas Setelah Bentrok dengan Polisi di DPRD Sultra

Muhammaf Yusuf Kardawi saat di ICU (kiri) dan semasa hidup (kanan). (sumber: Twitter)

Jakarta, Dekannews- Satu lagi mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kota Kendari, meninggal dunia akibat bentrok dengan polisi di DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (26/9/2019). 

Setelah Himawan Randi (21), mahasiswa Fakulas Perikanan Universitas Halu Oleo tewas akibat tertembak di dada kanan, Kamis (26/9/2019), mahasiswa vokasi tehnik universitas yang sama, Muhammad Yusuf Kardawi, juga meninggal pada Jumat (27/9/2019) ini. 

"Harap panjatkan alfatihah, semoga husnul khotimah, korban kedua peserta aksi tolak revisi UU KPK Kendari Sulawesi Tenggara, Muh Yusuf Kardawi, mahasiswa vokasi tehnik Universitas Halu Oleo, ia menghembuskan napasnya setelah dirawat intensif di RSUD BAHYERAMAS Sultra. #MatinyaDemokrasi," kata @Soebhan_Laode, Jumat (27/9/2019) pukul 05:58 WIB. 

Sebelumnya, mahasiswa berusia 19 tahun itu dilarikan ke rumah sakit karena luka parah, dan langsung dalam kondisi koma. 

Dirut RSUD Bahteramas Sjarif Subiakto mengatakan, korban mengalami benturan di kepala dan terdapat sekitar lima luka dengan panjang 4-5 sentimeter. 

Belum dapat dipastikan benturan yang mengakibatkan luka di kepala mahasiswa D3 tersebut  akibat benda tumpul atau benda tajam. 

"Diagnosanya itu, menurut laporan teman-temannya, dia mengalami banyak benturan. Posisi lukanya beda-beda, cukup banyak, sekitar lima," jelas Sjarif. (rhm)