Rusak Negara Karena Partai!!

Leonard Moko (kanan). (Foto: Dekan)

LEPAS dukung mendukung, lihat dengan hati,  dengan tenang .... jernih !!

Jansen Sitindaon, terlepas dari partai mana dan mendukung siapa,  mari kita lihat sepak terjangnya, gayanya dan celotehnya; mirip-mirip spiderman yang baru, millenial mainded dan bagaikan komet... melesat.

Ini aku pikir akan menjadi pendobrak gaya-gaya kaku dan ngikut stir isi kepala yang terpatron dan mudah terbaca. Mendobrak norma partai yang bagai lokomotif kaku menyeret gerbongnya searah dan seirama!! Kaku, vulgar dan ketujuan saja maunya.
Ternyata fenomena itu tak berlangsung lama, si cerdas ini terkesima dan tergagap ketika pilihan partainya berbelok mendadak. Gambaran dari smart pun menjadi idiot karena terpaksa dan diperkosa !! Dari sini kita melihat peran kematian pemikiran oleh partai politik karena kepentingan... !!!

Sekarang aku tarik kebelakang ke generasi 98, apa yg hebat dari 98 bila akhirnya kalian mengekor saja dan tak bisa memberikan warna kita pada wadahmu yg baru..... Tak adakah pemikiranmu masuk ke susunan petinggi partai sebagai pembuat kebijakannya sebagai penentu arahnya? 

Bila hanya menteri yang kautuju, posisi itupun masih dirongrong nantinya dengan kepentingan partai. 
Pernah terpikirkah merebut menjadi Sekjen-nya, menjadi Ketum-nya..... Lalu mengarahkan partai memberi kesejahteraan rakyat ! ..... Aku akan angkat jempol buat itu semua dan bangga kita pernah bersama di 98.

Tanpa itu semua, kalian tak lebih dari begundal parta saja !!

Oleh: Leonard Moko
Aktivis dan pengamat sosial