Ribuan Massa Penentang Kudeta Militer Myanmar Berkumpul Di Pagoda Sule

Demo Myanmar.[ist]

Ribuan Massa penentang kudeta militer Myanmar berkumpul di Pagoda Sule untuk menyatakan sikap terhadap pernyataan dukungan publik dari militer yang bertujuan menggulingkan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi.

Pada konferensi pers Selasa, massa pengunjuk rasa kurang percaya dengan jaminan junta bahwa akan ada pemilihan yang adil dan akan menyerahkan kekuasaan, bahkan ketika polisi mengajukan tuntutan tambahan terhadap Suu Kyi.

Pada sidang melalui konferensi video di hari Selasa, Peraih Nobel Perdamaian, ditahan sejak kudeta 1 Februari, menghadapi tuduhan melanggar Undang-Undang Penanggulangan Bencana Alam serta secara ilegal mengimpor enam radio talkie walkie, dan sidang selanjutnya ditetapkan pada 1 Maret.

Melansir Routers, seorang pengunjuk rasa menilai tentang konferensi pers militer, ketika kembali membela kudeta dengan mengatakan pemilihan 8 November, yang disapu oleh partai Suu Kyi, dianggap curang. 

"Apa yang mereka katakan sama sekali tidak benar.  Saya tidak mengakui mereka sama sekali, " kata Khin, seorang pengunjuk rasa, mengutip routers.com, Rabu (17/2/2021).

Khin melanjutkan, yang berada di antara ribuan orang yang berkumpul di Pagoda Sule, adalah sebuah lokasi protes utama di kota utama Yangon.

"Mereka mengatakan ada penipuan suara tapi lihat orang-orang di sini sekarang," katanya.

Kudeta yang mempersingkat transisi negara Asia Tenggara menuju demokrasi telah memicu demonstrasi setiap hari sejak 6 Februari hingga ratusan ribu orang.

Sumber: https://reut.rs/3bfaxlw.

(can).