Rayakan HUT-RI, SGY Sarankan Pemprov DKI Adakan Pagelaran Pencak Silat Jurus Sabeni

Ilustrasi jurus silat Sabeni. (Foto: Int)

Jakarta, Dekannews- Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar), Sugiyanto, menyarankan agar dalam menyambut HUT RI ke-74, Pemprov DKI Jakarta mengadakan pagelaran seni pencak silat warisan pendekar legendaris Betawi dari kawasan Tanah Abang; Sabeni.

Pasalnya, jurus-jurus maut pencak silat warisan pendekar kelahiran Kebon Pala, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada 1860 itu, seperti Kelabang Nyebrang, Merak Ngigel, dan Naga Ngeram, sangat layak untuk dipertunjukan tak hanya sebagai karya seni, namun juga untuk menimbulkan rasa cinta dan kebangaan atas kekayaan budaya Betawi warisan pendekar tersebut. 

“Yang mengadakan pagelaran pencak silat jurus  maut Sabeni harus Pemprov DKI Jakarta. Ini untuk menunjukan penghoramatan kepada pendekar Sabeni dan warga Betawi," kata Sugiyanto melalui siaran tertulis,  Minggu (11/8/2019)

Aktivis yang akrab disapa SGY ini menambahkan, Sabeni yang merupakan putra pasangan Canan dan Piyah, semasa hidup dikenal sebagai pendekar pembela rakyat kecil yang ditindas penjajah.

“Sabeni ikut andil dalam perjuangan mengusir penjajahan Belanda maupun Jepang, sehingga jasa perjuangannya patut dikenang pada HUT Kemerdekaan RI,” tegas SGY. 

Aktivis senior Jakarta ini menambahkan, nama Sabeni menjadi tersohor setelah berhasil mengalahkan jagoan Macan Kemayoran ketika hendak melamar putrinya untuk dijadikan istri.

Kehebatan lain Sabeni terlihat ketika berhasil menaklukkan seorang jago kuntau dari China yang sengaja didatangkan pejabat Belanda bernama Tua Danu yang tidak menyukai aktivitas Sabeni melatih pemuda Betawai bermain silat.

“Bahkan saat di usia 83 tahun pun Sabeni sanggup mengalahkan jago-jago Jepang yang sengaja diundang untuk bertarung melawannya,” imbuh SGY. 

Atas kebesaran namanya itu, menurut SGY, maka sudah selayaknya Pemprov DKI menghormati dan menghargai Sabeni dengan mempertunjukkan jurus-jurus silat tokoh Betawi itu agar pencak silat, khusunya jurus-jurus maut warisan Sabeni, lestari. 

“Pemprov DKI Jakarta berada di tanah Betawi, sedangankan Betawi identik dengan silatnya. Jadi,  pantas lah mengadakan pagelaran pencak silat jurus maut Sabeni dan dihadiri oleh Gubernur Bang Anies Bawesdan,” tandas SGY. (man)