Rakor Kamtibmas Koja, Walkot Jakut Amanatkan Peningkatan Keamanan Lingkungan

Rakor Kamtibmas - Rapat Koordinasi (Rakor) Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Kecamatan Jakarta Utara dihadiri Walikota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko, Kepala Suku Dinas Bakesbangpol Jakut Yan Sopyan Hadi, Dandim Jakut dan Kapolres Jakut. Rakor Kamtibmas dihadiri seluruh anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Se Kecamatan Koja. [foto:ist]

Jakarta, Dekannews - Rapat Koordinasi (Rakor) Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tingkat Kecamatan Koja, yang pesertanya terdiri dari anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat se Kecamatan Koja, di Gedung Pertemuan Hotel D'Arcici Plumpang, Koja, Kamis (10/10). 

Walikota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan acara ini adalah bagian dari proses pembinaan kewilayahan. "Kita tahu membangun keamanan dan ketertiban bukanlah tugas semata dari pemerintah tetapi juga bagaimana menggerakkan semua komponen di masyarakat salah satunya melalui FKDM," buka Sigit.

Masih menurut Sigit, amanat peningkatan keamanan lingkungan yang dimaksud tak sekadar persoalan potensi gangguan ketahanan keamanan, namun mencakup deteksi dini terhadap mitigasi (perubahan) cuaca memasuki musim penghujan. Menghidupkan koordinasi antara masyarakat, pemerintah dan TNI-Polri sehingga stabilitas situasi Kamtibmas semakin membaik.

FKDM, lanjut Sigit, sebagai mitra pemerintah harus dapat memberi masukan kejadian dan pemantauan serta monitoring setiap kejadian di masyarakat. "Apalagi sebentar lagi mulai masuk dalam musim penghujan, FKDM sebagai mata dan telinga pemerintah harus bisa menginventarisir setiap tempat yang dianggap rawan banjir dan saluran air mana yang mampet untuk dilaporkan pada pemerintah setempat," pesan Sigit.

Dalam kesempatan sama, Kepala Suku Badan Kesatuan dan Kebangsaan Yan Sopyan Hadi menuturkan dalam koordinasi ini diharapkan FKDM dapat menjadi yang terdepan dalam mengatasi setiap masalah dan dapat mengantisipasi secara dini setiap permasalahan yang akan terjadi.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua FKDM Kecamatan Koja Iwan Setiawan memastikan, 50 anggotanya yang tersebar di enam kelurahan turut memonitor stabilitas keamanan lingkungan dalam menghadapi maupun saat memasuki musim penghujan. Salah satunya dengan mempererat jaringan komunikasi yang tak hanya antar anggota dan pemerintah, TNI-Polri, melainkan hingga ke tingkat RT/RW. 

"Seperti pada wilayah yang sekiranya rawan banjir. Kita akan memonitor agar air hujan mengalir ke saluran air dan saluran air itu pun tidak dipenuhi lumpur. Jika terlihat ada tumpukan lumpur di saluran air maka akan kami laporkan agar segera dilakukan pengurasan," terang Iwan. (Eko).