Prabowo Tegaskan Akan Menempuh Seluruh Upaya Hukum

Prabowo dan Sandiaga Uno memberi keterangan kepada pers. (Foto: Okz)

Jakarta, Dekannews- Capres 02 Prabowo Subianto kukuh menolak hasil Pilpres 2019, namun ia memastikan akan menempuh jalur hukum dalam menyikapi dugaan terjadinya kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM) selama gelaran pesta demokrasi lima tahunan itu.

"Pihak paslon 02 akan terus melakukan seluruh upaya hukum sesuai konstitusi dalam rangka membela kedaulatan rakyat yang hak-hak konstitusinya dirampas pada Pemilu 2019 ini," kata Prabowo saat konferensi pers di Markas BPN Prabowo-Sandi, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

Ia pun menyerukan seluruh komponen masyarakat, relawan dan simpatisan 02 untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban umum dalam melakukan aksi-aksi untuk memprotes dugaan terjadinya kecurangan itu, baik di Bawaslu, KPU maupun Monas.

Pendukung 02 rencananya memulai aksi pada hari ini pukul 14:00 WIB, dan Rabu (22/5/2019) besok.

"Saya menyerukan kepada seluruh relawan dan simpatisan untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta selalu menjaga aksi yang dilakukan di depan umum, dilakukan dengan damai, berakhlak, dan konstitusional," katanya.

Seperti diketahui, KPU telah mengumumkan hasil Pilpres 2019 pada Selasa (21/5/2019) pukul 01:46 WIB dimana pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin ditetapkan menjadi pemenang Pilpres 2019 dengan perolehan suara 55.50% sedangkan Prabowo-Sandi 44.50%.

Sebelumnya, saat kampanye akbar di GBK pada 17 April 2019, Prabowo mengatakan tidak akan menggugat ke MK jika hasil rekapitulasi oleh KPU memenangkan 01, namun juga tidak akan menerimanya, karena gugatannya ke MK pada 2014 ditolak meski disertai bukti adanya kecurangan pada Pilpres di tahun itu. (man)