Polda Tarik SPDP Kasus Makar dengan Prabowo Sebagai Terlapor

Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: detikcom)

Jakarta, Dekannews- Polda Metro Jaya menarik Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus makar yang dikirimkan penyidik kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta dimana di dalamnya terdapat nama Capres 02 Prabowo Subianto sebagai terlapor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan, penyidik telah menganalisis kasus dugaan makar yang melibatkan Eggi Sudjana, dan menilai belum waktunya untuk menerbitkan SPDP kasus tersebut.

"Karena nama Pak Prabowo hanya disebut namanya oleh tersangka Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma. Oleh karena itu, penyidik masih perlu melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait keterangan Eggi dan Lieus itu. Penyidik pun memutuskan belum perlu dilakukan penyidikan atas kasus itu. Maka, SPDP ditarik hari ini," katanya seperti dilansur detikcom, Selasa (21/5/2019).

Ia menambahkan, langkah ini juga dilakukan karena Prabowo merupakan tokoh bangsa yang harus dihormati.

Seperti diketahui, pagi ini di media sosial beredar sebuah surat yang dikirimkan Wakil Direktur (Wadir) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indriadi yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Dalam surat tersebut terdapat nama Prabowo Subianto.

Inilah isi surat bertanggal 17 Mei 2019 itu:

"Dingan ini diberitahukan bahwa pada tanggal 17 Mei 2019 telah dimulai penyidikan yang diduga perkara tindak pidana kejahatan terhadap negara/makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan suatu pemberitaan yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau yang tidak lengkap sebagaimana dimaksud dalam pasal 107 KUHP dan atau pasal 110 KUHP jo pasal 87 KUHP dan atau pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan atau pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Diketahui terjadi pada  tanggal 17 April di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan atau di tempat lainnya dengan tersangka DR Eggi Sudjana SH Msi yang diduga dilakukan secara bersama-sama dengan terlapor lainnya dalam rangkaian peristiwa perkara tersebut di atas, di antaranya atas nama terlapor:
Nama : PRABOWO SUBIANTO
NIK  : (dicoret dengan tinta hitam)
Tempat/tanggal lahir : Jakarta 17 Oktober 1961
Agama : Islam
Pekerjaan: Pensiunan TNI; dan 
Alamat : Kp Gombong Rt. 03/09, Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.

Demikian untuk menjadi maklum"

Dalam surat tersebut juga dijelaskan kalau Eggi dan Prabowo dilaporkan oleh seseorang yang bernama DR Suriyanto SH MH Mkn pada 19 April 2019 dan diregistrasi dengan nomor LP/B/0391/IV/2019/Bareskrim. (man)