Pengunjung Ragunan Membludak Melebihi Ekspektasi

Pengunjung TMR memperhatikan polah para gajah. (Foto: Dekan)

Jakarta, Dekannews- Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, membludak melebihi ekspektasi pengurus lokasi wisata milik Pemprov DKI Jakarta itu.

"Hari ini, sejak TMR buka pukul 06:00 hingga pukul 12:00 pengunjung telah mencapai 62.000 orang, melampaui ekspektasi kami," kata Ketut Widarsana, kepala Satuan Promosi dan Pengembangan Usaha TMR, kepada wartawan, Jumat (7/6/2019).

Ia menjelaskan, karena hari ini merupakan hari Jumat dan biasanya jumlah pengunjung turun, pihaknya menargetkan jumlah pengunjung hanya 60.000 orang, namun ternyata pengunjung tetap membludak, sehingga di tengah hari target telah terlampaui.

"Kami perkirakan, semakin sore jumlah pengunjung akan terus bertambah. Mungkin bisa sampai 100.000," katanya.

Ketika ditanya berapa jumlah pengunjung pada Kamis (6/6/2019) yang merupakan hari kedua Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah/2019? Ketut menyebut angka 107.000 pengunjung.

"Jumlah ini meningkat dibanding jumlah pengunjung tahun lalu karena hari kedua Hari Raya Idul Fitri 2018 jumlah pengunjung sekitar 90.000 orang," jelasnya.

Ketut memprediksi, puncak jumlah kunjungan ke TMR akan terjadi pada Sabtu (8/6/2019) besok dan Minggu (9/6/2019).

Karenanya, demi menghindari penumpukkan pengunjung pada kedua hari tersebut, ia menyarankan agar masyarakat mengunjungi TMR pada hari yang lain.

"Karena kalau terjadi penumpukan pengunjung, itu bisa mengurangi kenyamanan dan keamanan dalam berwisata," katanya.

Meski demikian diakui, hingga Jumat siang ini belum ada laporan adanya pengunjung yang kecopetan, namun pada Kamis (6/6/2019) kemarin sebanyak delapan anak sempat dinyatakan hilang karena terpisah dari orang tuanya.

"Tapi setelah diumumkan melalui pengeras suara, anak-anak itu cepat ditemukan kembali," katanya.

Ketut menyebut, pengamanan di TMR selama libur Lebaran cukup memadai, karena selain mengerahkan 150 petugas pengamanan internal (sekuriti), TMR juga dibantu oleh sekitar 300 anggota Polri, 30 anggota marinir dan Koramil, serta anggota Satpol PP.

Para petugas ini ada yang standbye di Posko-Posko, namun ada pula yang mobile di dalam area TMR.

Untuk fasiltas kesehatan, selain menyiagakan mobil ambulance dan tenaga medis internal, TMR juga mendapat dukungan empat mobil ambulance berikut tenaga medisnya dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Ketut meminta warga yang berwisata menaati peraturan yang berlaku, yakni menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak mengganggu atau memberi makan satwa.

"Kalau mau memberi makan satwa, sebaiknya ikut program Time Feeding. Dengan ikut program ini kita bisa memberi makan gajah, harimau, pelikan dan gorila, tapi program ini hanya ada di jam-jam tertentu. Antara lain pukul 09:00-14:00," katanya.

Tahun ini, dalam rangka menyambut Libur Lebaran, TMR menggunakan tema 'Dari Yang Fitri, Mari Satukan Visi untuk Sejahterakan Satwa'. (rhm)