PAN Perjuangkan Gugatan 02 di MK

Eddy Suparno. (Foto: Breakingnews)

Jakarta, Dekannews- Partai Amanat Nasional (PAN) memastikan masih menemani Prabowo - Sandi dalam proses sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). 

Partai yang didirikan Amien Rais ini baru akan menentukan sikap politik setelah proses itu selesai.

"Kita konsisten di koalisi parpol pendukung paslon 02, dan PAN sepenuhnya akan memperjuangkan hak paslon kita di MK. Arah politik PAN ke depannya akan kita tentukan kemudian, setelah putusan MK keluar," kata Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno seperti dilansir Viva, Rabu (12/6/2019).

Dia menegaskan, pernyataan Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan soal peluang PAN bergabung dengan kubu 01 Jokowi-Ma'ruf Amin, bersifat pribadi. 

"(Itu) bukan sikap resmi PAN," tegasnya.

Sebelumnya, koalisi 02 dikabarkan pecah setelah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui kemenangan 01 pada Pillres 2019, dan Bara mengatakan bahwa ada kemungkinan PAN bergabung dengan koalisi partai pendukung 01.

Dari empat partai pendukung 02, hanya PKS yang memastikan tetap bersama Gerindra dan akan menjadi oposisi jika MK menolak gugatan 02.

Meski demikian dari cuitan sejumlah tokoh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dan pendukung 02 di Twitter, diketahui, jika gugatan 02 ditolak, urusan menjadi panjang karena mereka akan menggugat ke Mahkamah Internasional atas dugaan pencurangan Pilpres 2019 dan dugaan terjadinya pelanggaran HAM oleh aparat saat aksi damai menolak Pemilu curang oleh massa pendukung 02 yang berujung rusuh pada 21-22 Mei 2019.

Insiden ini menewaskan delapan orang, dimana tiga di antaranya merupakan anak-anak. (man)