Neymar Dapat Sanksi Berat dari UEFA

Neymar. (Foto: SkySport)

Paris, Dekannews- Nasib sial dialami Neymar, karena Union of European Football Associations (UEFA) menjatuhkan sanksi berupa larangan bermain di tiga pertandingan untuknya.

Sanksi dijatuhkan akibat unggahannya di Instagram setelah secara kontroversial Paris Saint-Germain kalah pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions dari Manchester United pada Maret lalu.

Dalam postingan itu Neymar dianggap menghina wasit yang dianggap menjadi penyebab kekalahan timnya.

"Ini aib. UEFA memilih empat orang (wasit) yang tak tahu apa pun tentang sepakbola untuk menyaksikan tayangan ulang. Itu jelas bukan handball!," tulis Neymar dalam Instagram Stories seperti dikutip Goal, Sabtu (27/4/2019.

Postingan itu disertai umpatan-umpatan kasar yang dianggap tak layak diucapkan seorang publik figur seperti dia.

Pemain asal Brasil itu memang tidak terima dengan penalti yang dihadiahkan wasit kepada MU pada masa injury time babak kedua. Penalti itu diberikan wasit Damir Skomina setelah melakukan tinjauan VAR dan menyatakan bola tembakan Diogo Dalot mengenai tangan Presnel Kimpembe.

Marcus Rashford sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor, dan menyegel kemenangan 3-1 bagi MU dan membuat PSG tersingkir dari Liga Champions karena kalah produktivitas gol tandang dengan agregat 3-3.

Akibat komentarnya itu, Neymar dinilai Badan Kontrol, Etik, dan Disiplin UEFA terbukti melanggar pasal 15 ayat (1) (d) Regulasi Displiner UEFA terkait hinaan kepada ofisial pertandingan.

Mantan pemain Barcelona itu pun mendapat hukuman berat berupa skors tiga laga. Artinya, penyerang Brasil ini tidak akan bermain dalam tiga laga pembuka fase grup Liga Champions musim depan.

Neymar sendiri memang tidak bermain dalam kedua leg itu akibat cedera, namun pada akhir pekan lalu ia sudah kembali bermain saat PSG menang 3-1 atas AS Monaco, yang jadi laga pertamanya setelah menepi tiga bulan. (man)