Masa Bakti FKDM Jakarta Diusulkan Diperpanjang Hingga 2022

Rapat FKDM dengan Kesbangpol. (Foto: Dekan)

Jakarta,  Dekannews- Masa bakti pengurus dan anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta diusulkan diperpanjang hingga jabatan Gubernur Jakarta Anies Baswedan selesai pada 2022.

Usulan itu disampaikan dalam rapat pimpinan FKDM Jakarta dengan Kabid Kewaspadaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Habib Setiawan di Balaikota, Jakarta Pusat,  Selasa (16/7/2019),  dengan agenda membahas Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah, dan rencana pembentukan Asosiasi FKDM Indonesia.

"Kita bahas lagi soal Permendagri ini karena mengamanatkan untuk menghapus FKDM di tingkat kelurahan dan kecamatan, dan mengurangi jumlah personel FKDM di tingkat provinsi, kabupaten dan kota," ujar Ketua FKDM DKI Jakarta Rico Sinaga kepada dekannews.com.

Ia mengakui, pihaknya keberatan dengan keinginan Mendagri itu, karena jika FKDM di tingkat kelurahan dan kecamatan dihapus, maka kinerja organisasinya menjadi tidak efektif.

Dalam rapat itu muncul tiga opsi untuk menyikapi Permendagri Nomor 2 Tahun 2018:
1. Jumlah anggota FKDM di kelurahan sesuai dengan jumlah RW, jumlah anggota FKDM di kecamatan sesuai jumlah kelurahan, jumlah anggota FKDM kabupaten/kota sesuai jumlah kecamatan, dan jumlah FKDM Provinsi sesuai jumlah kabupaten/kota
2. Di setiap RW terdapat satu perwakilan FKDM
3. Masa jabatan pengurus dan anggota FKDM DKI Jakarta diperpanjang hingga masa jabatan Gubernur Jakarta Anies Baswedan selesai pada 2022. Dengan demikian, pengurus FKDM periode 2014-2019 diperpanjang tiga tahun, sedang masa bakti anggota FKDM 2015-2020 diperpanjang dua tahun.

"Usulan perpanjangan masa jabatan ini karena mempertimbangkan situasi dan kondisi politik saat ini," jelas Rico.

Ketiga opsi ini akan disampaikan Badan Kesbangpol kepada Gubernur untuk diteruskan ke Kemendagri.

Soal pembentukan Asosiasi FKDM Indonesia, rapat menyepakati lokasi penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) pembentukan asosiasi itu di Pulau Pramuka, Kabupaten Kepulauan Seribu, pada Agustus 2019.

Munas yang akan dihadiri FKDM dari seluruh Indonesia ini direncanakan dibuka oleh Gubernur Anies Baswedan. (man)