Langgar Perda 66, Industri Arang Batok di Cilincing Dibongkar Pemiliknya

Pekerja industri arang batok di Cilincing membongkar tempat usaha majikannya. (Foto: eko/Dekan)

Jakarta, Dekannews- Industri arang batok di Jalan Inspeksi Cakung Drain, Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (19/9/2019), dibongkar pemiliknya karena melanggar dengan Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta No 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. 

"Kami patuh pada apa yang pemerintah berlakukan. Ini harus dibongkar, ya kami nurut saja," kata Bahar, pemilik industri itu. 

Ia menambahkan, ke depan ia akan mengikuti tawaran Walikota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko untuk mengikuti program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT), sehingga dapat menggantikan usahanya ini dengan membuka usaha lain, guna menghidupi 75 pekerjanya.

"Ya, kalau ditawari usaha lain lewat program pemerintah, kami mau saja. Biar pekerja saya bisa mencari makan lagi," ungkapnya.

Camat Cilincing Muhamad Alwi menerangkan, penertiban industri arang batok ini melibatkan 365 personel yang terdiri dari Satpol PP, Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), Suku Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, hingga TNI-Polri. 

"Kami hanya ditugaskan untuk membantu pemilik industri arang batok dalam membongkar tempat usahanya," jelas dia. 

Ia mengakui, dari tempat usaha itu yang dibongkar hanya corong asap dan bagian depannya, karena cerobong itu yang menyebabkan asap membumbung tinggi dan mencemari udara. 

Sebelumnya, Jumat (13/9/2019), industri arang batok itu dan peleburan alumunium yang juga berada di Jalan Inspeksi Cakung Drain, dikunjungi Walikota Jakarta Utara Sigit Widjatmoko karena ditengarai menjadi penyebab polusi udara di wilayah Cilincing. 

Saat kunjungan tersebut, Sigit mengatakan pihaknya akan memasang empat alat pengukur kualitas udara di Kelurahan Cilincing agar indeks standar pencemar udara (ISPU) atau pollutant standard index (PSI) di wilayah itu dapat diketahui. 

Keempat alat pengukur udara itu akan ditempatkan di area SDN Cilincing 07 Pagi, area sawah SDN Cilincing 07 Pagi, area Taman Pemakaman Umum (TPU) Semper, dan akses jalan menuju TPU Semper. (Eko)