KPU Jakut Evaluasi Pelaksanaan Pemilu 2019

Peserta evaluasi Pemilu 2019 di KPU Kota Jakut. (Foto: eko/Dekan)

Jakarta, Dekannews- KPU Kota Jakarta Utara, Jum’at (23/8/2019), melakukan kegiatan Evaluasi Pemilu Serentak Tahun 2019, di aula kantor penyelenggara Pemilu itu Jalan Ancol Selatan. 

Ketua KPU Kota Jakarta Utara, Abdul Bader Maloko,  mengatakan, Pemilu 2019 berjalan sesuai tahapan-tahapan, dan Caleg yang lolos menjadi anggota DPRD DKI Jakarta akan dilantik pada Senin (26/8/2019). 

“Pemilu 2019 yang diselenggarakan KPU berjalan lancar," katanya. 

Meski demikian Bader mengakui kalau penyelenggaraan itu masih mengandung banyak kelemahan, sehingga pihaknya perlu mendapat masukan dari instansi-instansi pemerintah, Kejaksaan, Polri, TNI, Ormas, organisasi pemantau Pemilu, Bawaslu Jakarta Utara, dan pengurus Partai Politik, agar penyelenggaraan Pemilu selanjutnya menjadi lebih baik. 

Divisi Kampanye KPU Kota Jakut, Lely Sopyan, mengatakan, selama kampanye Pemilu 2019 pada 23 September 2018 hingga 13 April 2019, KPU Jakut memasang alat peraga kampanye (APK) berupa spanduk sebanyak 16 buah dan baliho 10 buah. 

"Sesuai PKPU No.23 dan SE KPU RI No 946/PP.08-GD/06/KPU/VII 2018 tentang Petunjuk Teknis Fasilitasi APK, pemasangan tidak dilakukan di tempat ibadah, kantor pemerintah dan sepanjang jalan protokol karena tidak diperbolehkan," tutur Sopyan. 

Anggota Bawaslu Jakarta Utara yang hadir dalam evaluasi, mengapresiasi kinerja KPU. 

“Di Jakarta Utara tidak ada pelanggaran kode etik Pemilu,” katanya. 

Pelanggaran yang ditemukan Bawaslu selama masa kampanye antara lain APK dipasang tidak pada tempatnya oleh peserta Pemilu dan adanya pesertab Pemilu yang berkampanye di tempat ibadah. 

"Ini terjadi karena kurangnya sosialisasi dari KPU terhadap peserta Pemilu," tegas Bawaslu. (eko)