Kemendagri Temukan Anggaran DPRD 2021 Yang Salah Tempat Hingga Rp. 426 Miliar Lebih

Ilustrasi. (Foto: Int)

Jakarta, Dekannews- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menemukan sejumlah anggaran yang salah tempat dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) DPRD DKI Jakarta 2021.

Nilainya lumayan fantastis, sekitar Rp426 miliar lebih. 

Di antara anggaran yang salah tempat tersebut adalah biaya kunjungan kerja (Kunker)  ke luar negeri yang mencapai Rp27,2 M.

Dalam dokumen yang dipaparkan Direktur Keuangan Daerah Kemendagri, Bahri, anggaran itu seharusnya masuk dalam perjalanan dinas dalam negeri.

"Sub kegiatan kunjungan kerja dalam daerah Rp27.272.043.970 antara lain diuraikan ke dalam objek belanja-belanja perjalanan dinas luar negeri pada Sekretariat DPRD," tulis dokumen yang dikonfirmasi Bahri, Rabu (23/12/2020), seperti dilansir CNN Indonesia. 

Bahri mengatakan anggaran itu jadi satu di antara enam temuan Kemendagri dalam anggaran RKT DPRD DKI. Temuan lainnya adalah:
- Belanja penghargaan atas suatu prestasi senilai Rp41,5 miliar yang seharusnya untuk koordinasi dan konsultasi pelaksanaan tugas DPRD;
- Belanja suku cadang-suku cadang alat kedokteran dan Sekretariat DPRD senilai Rp350,3 miliar yang seharusnya masuk ke sub kegiatan publikasi dan dokumentasi dewan;
- Belanja pakaian sipil lengkap (PSL),  belanja modal peralatan studio audio, belanja modal personal komputer, dan belanja modal peralatan komputer lainnya pada Sekretariat DPRD sebesar Rp5,1 miliar yang harusnya untuk pembahasan rancangan Perda;
- Belanja pakaian sipil harian, belanja pakaian sipil lengkap, belanja pakaian dinas harian, dan belanja pakaian sipil resmi pada Sekretariat DPRD senilai Rp2,3 miliar yang seharusnya untuk pembahasan KUA/PPAS.

Bahri menduga, kesalahan penempatan anggaran ini mungkin terjadi karena perencanaan keuangan menggunakan sistem bar, dan DPRD DKI, kata dia, sudah berjanji untuk segera merapikan anggaran-anggaran itu.

"Ini direkomendasikan diperbaiki berdasarkan hasil evaluasi. Jadi bukan janggal dan dapat dikoreksi," tegas Bahri. (rhm)