Jadi Saksi Eggi Sudjana, Amien Rais Tunjukkan Buku 'Jokowi People Power'

Amien Rais tunjukkan buku 'Jokowi, People Power'. (Foto: ROL)

Jakarta, Dekannews- Ketua Dewan Penasihat PAN, Amien Rais, Jumat (24/5/2019) ini diperiksa Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus makar dengan tersangka Eggi Sudjana.

Ajudan pribadi Amien Rais, Ismail, mengatakan, bosnya tiba di Polda sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah menjalani pemeriksaan selama satu jam, pemerikaaan dijeda untuk sholat Jumat. 

‘’Bapak terlihat biasa dan gembira (saat menjalani pemeriksaan). Tak terlihat perasaan sedih atau beban yang berat. Pemeriksaan dijalani dengan tenang. Pokoknya gak ada beban,’’ kata Ismail kepada wartawan.

Amien ke masjid yang berada di lingkungan Polda dengan berjalan kaki. Dia shalat dengan jamaah biasa lainnya yang juga terdiri para anggota Polri. 

Ismail mengakui, sebelum menuju Polda, Amien Rais singgah dulu di rumah Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. K

‘’Bapak pergi dari rumah di bilangan Gandaria sekitar pukul 08.30 WIB. Dari situ langsung ke rumah Pak Prabowo. Baru dari sanalah pada pukul 10.15 pergi ke Polda Metro Jaya dan tiba sekitar pukul 10.30 WIB,’’ jelasnya.

Seperti diketahui, Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar karena menyuarakan people power sebagai reaksi atas dugaan terjadinya kecurangan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM) pada Pilpres 2019. Wacana people power itu diucapkan di depan rumah Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, pada 17 April 2019.

Eggi ditahan di Polda Metro Jaya sejak 14 Mei 2019 pagi. Penahanan dilakukan setelah aktivis yang juga pengacara itu menjalani pemeriksaan sejak 13 Mei 2019, sebagai tersangka.

"Sangat sehat," kata Amien saat tiba di Polda, sebelum menjalani pemeriksaan.

Saat keluar dari ruang penyidik sekitar pukul 11.39 WIB, untuk menunaikan sholat Jumat, Amien membuat kehebohan karena tiba-tiba dia mengacungkan buku berjudul 'Jokowi People Power', sehingga wartawan meluhatnya, namun tidak mengatakan apa-apa, hingga memasuki masjid.

Saat wartawan mendesaknya dengan menanyakan apa maksud dia memperlihatkan buku itu, pendiri PAN hanya berkata singkat;  "Nanti ... nanti ya, mau Jumatan dulu. Lebih penting Allah".

Amien seharusnya datang ke Polda pada 20 Mei lalu, namun karena ada kesibukan, dia baru datang hari ini. (man)