Ike Muti Minta Maaf, Pemprov DKI Sebut Masalah Telah Selesai

Kepala Biro Hukum DKI Yayan Yuhanah. (Foto: Int)

Jakarta, Dekannews- Pemprov DKI Jakarta menyatakan, masalahnya dengan artis Ike Muti telah selesai setelah sang artis memberikan penjelasan dan meminta maaf atas isi postingannya yang menghebohkan pada Kamis (30/7/2020) lalu. 

Ike memberikan penjelasan dan minta maaf melalui akun Instagram-nya, IkeMuti16, Minggu (2/8/2020), bertepatan dengan masa tenggat 2x24 jam dalam somasi yang diberikan Pemprov DKI pada Kamis (30/7/2020), yang dihitung sejak Jumat (31/7/2020). 

Dia bahkan telah menghapus postingan itu. 

"Saya sudah membaca koreksi yang dilakukan oleh Ike Muti melalui akun Instagram pribadinya. Atas arahan dari Gubernur DKI Jakarta, maka kami anggap masalah yang berkaitan dengan unggahan tersebut sudah selesai,” kata Kepala Biro Hukum DKI Yayan Yuhanah seperti dikutip dari siaran tertulis Pemprov DKI, Minggu (2/8/2020).

Ia berharap ke depan tidak lagi terjadi pemutarbalikan fakta dan kegaduhan atas soal yang non-substantif seperti ini.

"Pentingnya memiliki ketelitian, obyektivitas dan melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi agar tidak ada kabar yang menyesatkan beredar di masyarakat. Kejadian ini harus dijadikan pelajaran bagi semua,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat (31/7/2020) malam Ike menggembok akun Twitter dan Instagram-nya, namun pada Minggu (2/8/2020) pagi ini kedua akun itu dibuka kembali, dan bersamaan dengan dibukanya akun-akun itu, Ike membuat postingan yang berisi permintaan maaf kepada Pemprov DKI Jakarta, dan penjelaskan tentang latar belakang mengapa dia membuat postingan yang oleh Pemprov DKI dinilai mengandung kebohongan, tidak sesuai fakta, dan merugikan nama baik Pemprov tersebut . 

Artis bernama lengkap Indah Kartika Mutiarawati itu mengaku tak bermaksud membuat postingan yang seperti itu. 

Pemeran di sinetron Preman Insyaf ini menjelaskan, awalnya dia diberitahu Marantika Agency bahwa ada tawaran untu berperan di webseries yang akan dibuat Saudari Andrea yang orangnya memang dia kenal, yang syutingnya semula  dijadwalkan pada 26-30 Juli 2020, namun diundur ke tanggal 2 hingga 6 Agustus 2020.

Pada 30 Juli, Ike diberitahu agency-nya itu kalau dia tak jadi dilibatkan dalam webseries itu dengan alasan dia Jokowi banget, sehingga jika mau dilibatkan dalam proyek itu, dia harus menghapus foto-fotonya bersama Presiden Jokowi. 

"Sebagai pendukung Bapak Joko Widodo dan sebagai warganegara yang menghormati presidennya, saya sangat kaget, kecewa dan tidak terima dengan berita tersebut, sehingga secara spontan pada hari yang sama tanggal 30 Juli 2020 saya memposting kekecewaan saya di media sosial saya, yaitu di akun IG @IkeMuti16 yang juga terhubung ke akun Twitter @IkeMutiP," katanya. 

Ike mengaku kaget kalau postingan itu ternyata viral, dan belakangan baru tahu dari Marantika kalau informasi yang disampaikannya itu tidak benar. 

"Bersamaan dengan ini saya sampaikan bahwa sama sekali tidak ada niatan saya menyampaikan kebohongan apalagi apalagi sampai merugikan nama baik Pemda Provinsi DKI Jakarta. Jelas sesungguhnya informasi itu bukan bersumber dari saya. Namun bagaimanapun saya meminta maaf kepada semua pihak dan khususnya Pemda Provinsi DKI Jakarta atas postingan saya yang telah menimbulkan kegaduhan. Saya juga telah menghapus postingan saya sebelumnya," kata dia. 

Inilah postingan Ike yang membuat dia berkonflik dengan Pemprov DKI tersebut:

TUHAN MEMANG BAIK!! Di saat #pandemi saya masih ada beberapa tawaran #webseries, tapi kalau ada tawaran rejeki ke saya dengan MEMINTA SAYA MENGHAPUS FOTO2 DI SOSMED yang ada BAPAK PRESIDEN kita @jokowi kok rasanya NGGAK PROFESIONAL banget!!! . Hanya krn project #webseries tsb akan bekerjasama dengan #pemdadki..  

Rezeki gak kemana BOSSSS!!!  CINTA saya mengalahkan segalanya ke #presidenrepublikindonesi.. Menurut mereka saya #jokowi banget, makanya saya gak kepilih di project #pemdadki itu waaoooooo. 

Numpang tanya deh apakah kalian yg punya project itu lupa yaa kalau project kalian itu dikerjakan di IBUKOTA JAKARTA yang mana notabenenya masih dipimpin oleh PRESIDEN INDONESIA kita yaitu Bapak #jokowi..
Jadi wajib hukumnya kita menghormati beliau ..
Dan HAK saya juga lah utk memposting atau memasang foto dengan #presidenku ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
-
Saya doakan semoga project #pemdadki itu lancar jaya yaaa..
Inget lhoo Bapak PRESIDEN JOKOWI tidak pernah membenci siapapun beliau sangat bijaksana..harusnya mencontohlah sikap beliau BOSSS!!!...

HIDUP PAK PRESIDEN 'JOKOWI'๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ"

Sebelumnya, Marantika Agency memang telah memberitahu Ike kalau apa yang disampaikannya kepada Ike itu hanya candaan semata. Bahkan agency itu telah lebih dulu membuat klarifikasi dan penjelasan tentang hal tersebut di akun Instagram-nya, @marantika_agency. (rhm)