Hindari Klaster Baru, Pemkot Bekasi Keluarkan Maklumat Larang Perayaan Tahun Baru

Walikota Bekasi Rahmat Effendi. [ist]

Bekasi, Dekannews – Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan maklumat larangan bagi masyarakat Kota Bekasi merayakan malam tahun baru. Keputusan tersebut melalui Surat Edaran (SE) Nomor: 556/7743-Parbud.Par. Larangan itu juga berlaku bagi sektor jasa usaha pariwisata serta hiburan umum.

SE Disparbud Kota Bekasi tersebut ditujukan kepada para pimpinan pelaku usaha hotel, cafe, tempat hiburan dan perbelanjaan. Dalam surat edaran itu mereka dilarang agar tidak merayakan malam tahun baru pada tahun 2021 mendatang.

Kebijakan larangan tersebut, menurut Walikota Bekasi Rahmat Effendi, dikhawatirkan kerumunan pada perayaan tahun baru berdampak pada munculnya klaster baru virus corona atau Covid-19. “Sehingga diharapkan kepada para pelaku usaha dapat membantu langkah Pemerintah Kota Bekasi agar dapat membantu menekan penyebaran virus Covid-19 yang ada di Kota Bekasi,” kata Wali Rahmat Effendi kepada wartawan, Minggu (20/12/2020).

Masih menurut Bang Pepen ­–panggilan akrabnya­- Bagi yang melanggar maklumat tersebut, pihaknya tak segan-segan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Seluruh masyarakat Kota Bekasi diharapkan dapat mendukung langkah yang diterapkan Pemerintah Kota Bekasi dalam upaya penanganan pencegahan penyebaran Covid - 19. Udah engga boleh lagi, kalau pun ada perayaan tahun baru pasti pihak kepolisian juga tidak akan mengizinkan," ucap Bang Pepen saat ditemui awak media di Stadion Patriot Chandrabaga.

Pepen pun menyarankan agar perayaan akhir tahun masyarakat melakukan hal yang lebih bermanfaat seperti mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. “Saran saya syukuri tahun baru ini dengan rasa syukur. Kemudian berdoa kepada Sang Pencipta agar pandemi Covid-19 ini cepat selesai dan persoalan bangsa cepat selesai serta kota kita aman,” pungkas Rahmat Effendi. (kir)