Hari Pertama Perluasan Ganjil Genap, 1.904 Pengemudi Ditilang

Pengemudi yang ditilang karena melanggar peraturan ganjil genap. (Foto: Kompas)

Jakarta, Dekannews- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menilang 1.904 pengendara mobil pada hari pertama pemberlakuan perluasan sistem ganjil genap, Senin (9/9/2019).

Penilangan dilakukan karena para pengemudi tersebut melewati 16 ruas jalan ganjil genap baru, sementara plat kendaraannya memiliki nomor genap. 

Ke-1.904 pengendara yang ditilang tersebut, 941 di antaranya ditilang pada pukul 06.00-10.00 WIB, dan sisanya, 963 pengendara, ditilang pada pukul 16.00-21.00 WIB.

"Total kita melakukan penindakan tilang sebanyak 1.904 kasus," kata Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP MNasir saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/9/2019).

Ia menjelaskan, dari 1.094 pengendara yang ditilang 1.272 pengendara disita SIM-nya dan 632 pengendaar disita STNK-nya. 

Jumlah pelanggar terbanyak di Jakarta Barat (395 kasus), disusul Jakarta Utara (389 kasus) dan Jakarta Selatan (251 kasus). 

Nasir mengakui,  saat ditilang, para pengendara itu menyampaikan berbagai alasan, namun semua alasan itu ditolak karena menurut dia, pelanggaran terjadi karena para pengendara itu tidak memperhatikan rambu lalu lintas yang dipasang di rias jalan ganjil genap.

Para pengendara yang ditilang dikenakan pasal 287 ayat (1) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Seperti diketahui, ruas jalan ganjil genap semula hanga sembilan, namun setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Pergub Nomor 88 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap, jumlahnya menjadi 25.

Pemberlakuan aturan ini membuat 28 ruas jalan di sekitar gerbang tol terkena imbasnya karena berada pada posisi sejajar dengan jalan ganjil genap, seperti pintu tol yang berada di simpang Cawang mulai MT Haryono hingga simpang Tomang, Jalan DI Panjaitan hingga Jalan Ahmad Yani dan DI Panjaitan hingga simpang Cempaka Putih. 

Sistem ganjil genap berlaku pada pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB. Aturan tak berlaku pada hari Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional. (rhm)