Hari Ini Commuter Line Tidak Gratis, KAI Dituding Berbohong

Penumpang Commuter Line. (Foto: PoskotaNews)

Jakarta, Dekannews- Pengguna KRL Commuter Line Jabotabek menuding PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) berbohong.

Pasalnya, kedua perusahaan itu mengatakan kalau mulai Senin (5/8/2019) ini hingga 11 Agustus 2019 commuter line Jabodetabek digratiskan sebagai imbas padamnya listrik secara serentak (black out) di pada Minggu (4/8/2019), sehingga mengganggu operasional dan mobilitas masyarakat, namun ternyata tidak. 

"Gratis apaan? Kartu e-money saya nggak bisa diisi karena gara-gara mati listrik kemarin sistem perbankan masih eror,  jadi saya beli kartu single trip. Kalau hari ini gratis, kan saya gak perlu beli kartu single trip," kata Yudha, warga Bojonggede, Bogor,  yang naik KRL Commuter Line dari Stasiun Sawah Besar,  Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019).

Hal senada dikatakan Firman, warga Cilebut, Bogor.

"Waktu saya naik commuter dari Stasiun Gondangdia,  saldo di kartu multi trip saja Rp50.000. Begitu turun di Cilebut dan ngetap kartu multi trip saya di pintu keluar,  saldonya berkurang Rp5.000. KAI bohong kalau hari ini commuter line gratis," katanya.

Keterangan dari penumpang commuter line yang lain semuanya sama, saldo di kartu multi trip mereka berkurang setelah mengetap kartu mereka di pintu keluar.

Sebelumnya, PT KAI mengatakan kalau hari ini hingga sepekan ke depan pihaknya menggratiskan tarif commuter line karena imbas padamnya listrik secara serentak (black out) di Jabodetabek dan sebagian Jawa Barat,  Minggu (4/8/2019), sehingga mengganggu operasional dan mobilitas masyarakat.

"KRL juga (gratis) 100 persen sampai tujuh hari ke depan," ujar Vice President Public Relations PT KAI Edy Kuswoyo, Senin (5/8/2019).

Vice President Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba membenarkan penggratisan tarif ini hingga 11 Agustus 2019.

"Kami berlakukan refund sampai 11 Agustus di semua stasiun selama jam pelayanan stasiun," katanya.

Seperti diketahui, pada Minggu (4/8/2019) mulai pukul 12:00 WIB aktivitas layanan KRL Commuter Line Jabodetabek lumpuh akibat pemutusan aliran listrik oleh PLN sebagai akibat gangguan di sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV.

Lumpuhnya layanan KRL ini membuat tak sedikit penumpang yang membatalkan perjalanan atau beralih ke moda transportasi lain seperti bus,  untuk mencapai tujuan.

Menurut Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka, gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV mengakibatkan padamnya listrik di sejumlah area, yakni, Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor.

"PLN harus melakukan pemadaman akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati . Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip," katanya.

Layanan KRL baru normal lagi pada Senin (5/8/2019) pukul 04:00 WIB setelah aliran listrik kembali tersambung pada Minggu (4/8/2019) sekitar pukul 22:00 WIB. (rhm)