Fraksi Nasdem Komit Dukung Anies, Termasuk soal Trotoar

Pertemuan Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta dengan Gubernur Anies Baswedan, Senin (9/9/2019). (Foto: Jupiter)

Jakarta, Dekannews- Fraksi Nadem DPRD DKI Jakarta bekomitmen untuk menjadi mitra strategis Gubernur Anies Baswedan.

Komitmen itu disampaikan saat kunjungan fraksi ke Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat,  Senin (9/9/2019).

Kunjungan ini dipimpin Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Wibi Andriano.

"Kita ingin bersinergi dengan Gubernur dan menjadi mitra strategis, demi pembangunan Jakarta," kata anggota Fraksi Nasdem, Ahmad Lukman Jupiter,  kepada dekannews.com melalui telepon, Selasa (10/9/2019).

Karena hal tersebut, politisi muda ini menambahkan, fraksinya tak ingin melakukan tindakan-tindakan yang cenderung menyerang kebijakan Gubernur,  termasuk soal pemanfaatan trotoar untuk pedagang kaki lima (PKL), karena hingga kini, sejak Gubernur Anies dilantik pada Oktober 2017, belum ada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kinerja Gubernur, sehingga dalam dua tahun berturut-turut (2017-2018), laporan keuangan DKI mendapat penilaian WTP (wajar tanpa pengecualian) dari auditor negara tersebut. 

Menurut dia, menyerang kebijakan Anies saat dirinya dan anggota Fraksi Nasdem DPRD DKI yang lain baru dilantik pada 26 Agustus 2019 lalu (anggota DPRD DKI Jakarta Jakarta periode 2019-2024, red) adalah tindakan yang terlalu cepat.

"Saat kami bersilaturahmi kemarin, Gubernur menyambut kami dengan antusias. Dia senang sekali, sehingga bisa dibilang hubungan Beliau dengan fraksi kami menjadi semakin baik dan mesra," imbuhnya.

Jupiter mengakui, saat pertemuan di Balaikota tersebut ada banyak hal yang dibahas. Termasuk soal trotoar. 

Terkait hal ini, jelas Jupiter, Gubernur mengatakan bahwa kebijakan memberi izin kepada PKL untuk berdagang di trotoar, masih dikaji.

"Namun Gubernur menjelaskan, di kota besar seperti New York, PKL diizinkan berdagang di trotoar pada malam hari, karena pada malam hari trotoar memang digunakan pejalan kaki, tapi bila siang kan tidak," katanya.

Atas paparan Gubernur tersebut, lanjut Jupiter, Fraksi Nasdem mendukung, karena dapat menyerap tenaga kerja.

"Tapi kami juga berpesan agar kebijakan tersebut diatur dalam aturan yang dibuat Pemprov DKI, sehingga kebersihan trotoar dapat tetap terjaga, dan keberadaan PKL di trotoar tidak membuat Jakarta menjadi semrawut," pungkasnya.

Seperti diketahui, saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang mempersiapkan aturan agar PKL bisa berjualan di trotoar.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, peraturan ini dipersiapkan karena pemanfaatan fasilitas publik di Jakarta, termasuk trotoar, harus dirasakan oleh semua kalangan, termasuk Pedagang Kaki Lima (PKL).

Kebijakan Anies ini langsung diributkan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Juru Bicara DPP PSI bidang Lingkungan Hidup dan Perkotaan, Mikhail Gorbachev, menilai, Anies memberikan solusi dengan menambah masalah. (rhm)