Dinilai Memihak Bamus Betawi Haji Lulung, DPD Bamus Betawi Jakut Sesalkan Anies

Anies Baswedan. (Foto: Dekan)

Jakarta, Dekannews- Pengurus Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi periode 2018-2023 versi hasil Munas Ancol, Minggu (25/8/2019), akan dilantik oleh Ketua Majelis Adat Bamus Betawi, Mayjen (Purn) Edy Nalapraya di Padepokan Pencak Silat TMII,  Jakarta Timur. 

Bamus ini akan dipimpin mantan ketua umum Bamus Betawi periode 2013-2018, H Zainudin alias Oding. 

Kepada pers, Jumat (23/8/2019), Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan Bamus Bertawi periode 2019-2023, Budi Chermansyah, menyatakan,  meskipun Gubernur Anis Bawesdan merestui Bamus Betawi pimpinan Abraham Lunggana atau Haji Lulung, Majelis Adat Betawi yang diketuai Edy Nalapraya tetap akan melantik Oding sebagai ketua Bamus Betawi periode 2018-2023. 

Sebab, kata dia, Bamus ini tidak perlu pengakuan birokrasi, dan Bamus ini tidak juga tidak bertujuan mengejar dana hibah dari Pemprov DKI Jakarta yang nilainya mencapai Rp5 miliar/tahun. 

“Bamus pimpinan Haji Oding didukung oleh Ormas-Ormas besar Betawi seperti Forum Betawi Rempug, Forkabi serta semua ormas Betawi Lainnya," jelas Budi. 

Ketua Generasi Muda Islam Betawi (Gemulis Betawi) Mujahidin, mengaku merasa aneh dengan adanya Bamus Betawi dibawah pimpinan yang tak jelas nasab ke-Betawian-nya. 

"Lagipula dimana pun yang namanya organisasi adat dipimpin oleh ketua yang berasal dari suku aslinya, bukan yang tak jelas nasab ke-Betawi-annya," tegas dia. 

Ketua DPD Bamus Betawi Jakarta Utara, M Ichwan Ridwan, menyayangkan adanya nota dinas Gubernur Anis Bawesdan yang ditujukan kepada SKPD, yang isinya melarang memberikan bantuan dan memberikan fasilitaskepada Bamus Betawi selain  Bamus pimpinan Haji Lulung. 

“Anis tahu dualisme di Bamus Betawi. Sebagai pembina Bamus Betawi mengapa memihak kepada Bamus Betawi Haji Lulung? Seharusnya Anis memfasilitasi dan berusaha untuk mendamaikan dan menyatukan, bukan malah condong memihak," tegasnya. (Eko)