Dinilai Janggal, Kemenangan Jokowi di Jakarta Akan Dilaporkan ke DKPP

Ahmad Sulhy. (Foto: Int)

Jakarta, Dekannews- Pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi berencana menggugat hasil perhitungan Pilpres 2019 untuk Provinsi DKI Jakarta karena menduga ada kecurangan.

Pasalnya, pasangan ini kalah di Ibukota karena Daftar Pemilih Khusus (DPK).

"02 menang di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan," kata Ahmad Sulhy, saksi 02 pada rapat pleno rekapitulasi suara KPUD DKI Jakarta, melalui pesan WhatsApp, Sabtu (18/5/2019) malam.

Diakui, karena hanya menang di dua dari enam kabupaten/kota di DKI Jakarta, 02 kalah karena hanya memperoleh 3.066.137 suara, sementara pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf memperoleh 3.279.547 suara dari suara sah 6.345.684, sementara suara tidak sah 79.890 dan total pemilih mencapai 6.425.574 orang.

Meski demikian Sulhy mengatakan kalau ada yang janggal dari kekalahan 02 ini, karena di Jakarta ternyata banyak DPK yang semuanya dicurigai memilih 01.

" Kalahnya sesuai jumlah Daftar Pemilih Khusus (DPK). Itu janggalnya," tegas wakil ketua DPP Partai Gerindra DKI Jakarta itu.

Ia mengakui, kejanggalan ini akan dilaporkan ke Dewan Pengawas Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada Senin (20/5/2019) besok. (rhm)