Dana Hibah Cair, KONI Rapel Honor Atlet dan Pelatih

Ketua umum KONI DKI Djamhuron P Wibowo dan Kadisorda Ahmad Firdaus. (Foto: Dekan)

Jakarta, Dekannews- Sebanyak 1.236 atlet dan pelatih yang bernaung di bawah KONI DKI Jakarta bisa berlega hati, karena dana hibah dari Pemprov DKI Jakarta telah cair, Senin (27/5/2019), sehingga honor mereka yang belum dibayar selama lima bulan, dapat dilunasi dengan cara dirapel.

'Sudah masuk ke rekening KONI tadi sore jam 15:30 WIB," kata Ketua Umum KONI DKI, Djamhuron P Wibowo usai acara buka bersama KONI DKI Jakarta di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).

Meski demikian ia mengakui, pencairan hibah sebesar Rp201 miliar tersebut dilakukan dua tahap.

"Tahap pertama Rp120 miliar. Itu yang tadi sore sudah masuk ke rekening KONI," katanya.

Djamhuron menambahkan, dana yang sudah masuk rekening itu antara lain diprioritaskan untuk melunasi pembayaran honor 1.050 atlet dan 186 pelatih, karena selama lima bulan ini, terhitung sejak Januari 2019, honornya belum dibayarkan.

"Atlet dan pelatih yang sudah menandatangani PKS (Perjanjian Kerjasama) dan sudah memenuhi syarat, honornya kita transfer malam ini juga. Kita rapel. Yang belum memenuhi syarat, kita validasi dulu," imbuhnya.

Honor atlet rata-rata Rp4,5 juta/orang, sedang honor pelatih Rp6 juta/orang.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI Jakarta, Ahmad Firdaus, mengatakan, cairnya dana hibah tahap pertama untuk KONI diharapkan mampu memotivasi para atlet agar lebih berprestasi lagi di bidang olahraga yang ditekuni. 

"Pak Gubernur Anies menitipkan ke saya, untuk menyampaikan kepada jajaran pengurus KONI dan atlet DKI untuk memanfaatkan dana tersebut semaksimal mungkin, yaitu dengan meningkatkan prestasi di masa datang. Dan semoga bisa menjadi juara umum di PON Papua tahun depan," katanya.

Untuk diketahui, APBD DKI Jakarta sebenarnya telah diketuk palu sejak akhir November 2018, namun karena masalah administrasi, baru bulan ini dana hibah untuk KONI dapat dicairkan.

Yang urgent dari pencairan tersebut adalah karena tahun ini KONI sedang melakukan beragam persiapan untuk menghadapi PON XX di Papua tahun depan. Beberapa cabang olahraga bahkan telah masuk babak kualifikasi PON.

Target KONI adalah merebut kembali gelar juara umum PON yang pada PON XIX di Bandung direbut Jawa Barat. (man)