Dahsyat! Gerakan Sholat Subuh Berjamaah Bamus Betawi Dihadiri 2.000 Orang

Dari kiri ke kanan: Munir Arsyad, Walikota Jaktim M Anwar dan Ketum Bamus Betawi H Lulung mengaminkan doa imam usai sholat subuh berjamaah. (Foto: Dekan)

Jakarta, Dekannews- Gerakan Sholat Subuh Berjamaah yang digelar Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi di Masjid As Sa'adah, Pondok Kelapa, Jakarta Timur,  Minggu (20/10/2019), sukses besar karena dihadiri sekitar 2.000 orang. 

Membludaknya jamaah membuat ruang masjid tak dapat menampung, sehingga jamaah meluber hingga luar masjid. 

Penyelenggaraan gerakan ini diresmikan Walikota Jakarta Timur Muhammad Anwar mewakili Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

"Saya berterima kasih kepada Bapak Haji Lulung sebagai ketua umum Bamus Betawi yang menyelenggarakan Sholat Subuh Berjamaah ini, dan saya berharap agar gerakan ini dilaksanakan terus dalam  rangka mempererat ukhuwah umat Islam di Jakarta," katanya. 

Ketua Umum Bamus Betawi Abraham Lunggana menjelaskan, gerakan Sholat Subuh Berjamaah ini merupakan program dedicated dan merupakan kegiatan yang diprioritaskan. 

'Dengan diselenggarakannya acara ini kita berharap antara sesama anggota dan pimpinan Bamus, antara Bamus dengan masyarakat, dan antara masyarakat dengan masyarakat tetap menjalin tali silaturahmi dan ukhuwah demi terciptanya kerukunan umat," kata pria yang akrab disapa Haji Lulung tersebut. 

Data yang dihimpun menyebutkan, membludaknya jamaah Gerakan Sholat Subuh Berjamaah Bamus Betawi ini karena selain dihadiri oleh para petinggi dan anggota Bamus Betawi, juga dihadiri oleh warga sekitar Masjid As Sa'adah, para camat dan lurah di Jakarta Timur, sejumlah ulama dan habaib, serta aktivis dan pengurus organisasi di luar Bamus Betawi seperti pengurus dari Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK). 

Pimpinan dua Ormas Betawi terbesar yang juga merupakan Ormas underbow Bamus Betawi, yakni FBR dan Forkabi, juga hadir dalam acara ini. 

"Jamaah telah mulai berdatangan sejak pukul 04:00 WIB," jelas Koordinator Gerakan Sholat Subuh Berjamaah Bamus Betawi, Munir Arsyad. 

Ia menjelaskan, membludaknya jamaah Gerakan Sholat Subuh Berjamaah ini disebabkan beberapa hal, di antaranya adanya kesadaran bahwa sholat subuh berjamaah memiliki pahala yang besar, dan dengan sholat subuh berjamaah ada rezeki yang dberikan Allah SWT. 

"Kita berharap, dengan adanya Gerakan Sholat Subuh Berjamaah ini, Jakarta diberikan keberkahan oleh Allah SWT, sehingga Jakarta menjadi kota yang maju dan warganya bahagia seperti visi misi Gubernur Anies Baswedan," katanya. 

Gerakan Sholat Subuh Berjamaah akan diselenggarakan secara rutin setiap sebulan sekali dengan lokasi yang berpindah-pindah pada setiap penyelenggaraannya. Lokasi tersebut berada di masjid-masjid yang tersebar di lima wilayah kota administratif dan Kebupaten Kepulauan Seribu. 

"Kalau Gerakan Sholat Subuh Berjamaah yang pertama ini diselenggarakan di Masjid As Sa'adah Jakarta Timur, bulan depan diselenggarakan di Masjid Ar Rahman, Cilandak, Jakarta Selatan," jelas Munir. (rhm)