Cuaca Dingin Bekukan 12.000 Megawatt Pembangkit Listrik Tenaga Angin Di Texas

Cuaca Ekstrem. [Ist]

Jakarta, Dekannews - Musim dingin yang melanda Texas, Amerika, melumpuhkan hampir setengah dari kapasitas pembangkit listrik tenaga angin oleh badai salju. Dari 25.000 lebih megawatt kapasitas tenaga angin yang biasanya tersedia di Texas, sekitar 12.000 megawatt tidak berfungsi pada Minggu pagi.

Melansir dari laman Routers,  Dewan Badan Keandalan Listrik Texas (ERCOT), operator jaringan negara bagian, mengeluarkan peringatan yang meminta konsumen dan bisnis untuk menghemat listrik, dikarenakan permintaan energi yang memecahkan rekor karena cuaca sangat dingin yang mencengkeram negara bagian. "Kami sedang menghadapi pemadaman listrik yang lebih tinggi dari biasanya karena turbin angin yang membeku dan pasokan gas alam terbatas yang tersedia untuk unit pembangkit," kata badan tersebut, Senin (15/2/2021), waktu setempat.

Selain itu, kesengsaraan pada  musim dingin di Texas sampai menusuk tulang yang dikombinasikan dengan salju, hujan es dan hujan yang membekukan, melanda sebagian besar Amerika Serikat dari Pacific Northwest melalui Great Plains dan ke negara bagian Atlantik tengah selama akhir pekan. “Ladang angin di Texas Barat, yang dilanda badai es akhir pekan, sangat terpukul,” Ucap juru bicara ERCOT Leslie Sopko.

Menurut angka ERCOT, pembangkit tenaga angin menempati urutan kedua sebagai sumber energi terbesar di Texas, terhitung 23% dari pasokan listrik negara tahun lalu, di belakang gas alam, yang mewakili 45%.
Hingga Saat ini menurut layanan cuaca, salju lebat dan hujan beku menyebar di petak yang lebih besar di bagian tengah dan timur negara, dengan front badai di Barat memungkinkan akan menumpahkan salju setinggi 1 hingga 2 kaki di Cascades dan Utara Rockies.
(Reuters/can/kir).