Bus Trans Patriot Bikin Resah

Beroperasi - Bus Trans Patriot mulai beroperasi dengan trayek yang bersinggungan dengan trayek angkota 09 dan 09B. Bus Trans Patriot sedang ngetem di Gerbang Perumahan Wisma Asri, Jumat (23/8/2019). [foto:kirman]

Kota Bekasi, Dekannews - Tiga ratusan lebih sopir angkot 09 dan 09B resah. Keresahan ratusan sopir tersebut dipicu beroperasinya Trans Patriot yang melintasi trayek angkota 09 dan 09B yakni dari MM hingga Desa (09B) dan Babelan sampai Stasiun Bulan - Bulan, Bekasi. Sementara trayek Trans Patriot dari Sumber Artha sampai Bunderan Wisma Asri.  

"Tentu saja kami resah dengan beroperasinya Bus Trans Patriot. Bagaimana tidak? Penumpang makin sedikit yang menggunakan jasa kami. Jadi rebutan penumpang," ungkap Bang Ade, kepada dekannews.com, Jum'at (23/8/2019).

Sebelumnya, para penumpang angkot 09 dan 09B disabot ojek on line. Kini, pelanggan trayek dari Stasiun Bulan - Bulan hingga Wisma Asri direbut Bus Trans Patriot. Sedikitnya sudah ada 10 armada Bus Trans Patriot.

Selain itu, lanjut Bang Ade, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi tidak melakukan musyawarah dengan para sopir 09 dan 09B. "Dishub Kota Bekasi seyogya memberitahu kami perihal operasionalisasi Bus Trans Patriot yang bersinggungan dengan trayek kami. Jadi jangan langsung main kasih bendera star untuk Bus Trans Patriot," ujar Bang Ade

Kami, kata Bang Ade, bukan anti program pemerintah tapi juga jangan dianggap tidak ada. "Jika program ini ingin sukses, kami para sopir direkrut jadi sopir Bus Trans Patriot," usul Bang Ade. 

Untuk memperjelas permasalahan tersebut, aku Bang Ade, pengurus angkot 09B sudah melayangkan surat kepada Dishub Kota Bekasi. "Kita telah bersurat kepada Dishub Kota Bekasi. Jika tidak tanggapan yang positif, mungkin kami akan berdemo. Teman - teman kami sudah mendesak agar masalah ini terang benderang," kata Bang Ade.

Sebenarnya, imbuh Bang Ade, Dishub Kota Bekasi bisa memberikan trayek Bus Trans Patriot tidak bersinggungan dengan trayek angkot 09 dan 09B. "Dari Sumber Artha langsung lewat fly over Sumarecon dan berakhir di Bunderan Danau Duta Harapan. Dalam perumahan ini tidak ada angkot," terang Bang Ade.

Tidak hanya itu, menurut Bang Ade, tidak ada salahnya Dishub Kota Bekasi meniru konsep Bus Trans Jakarta. Semua pengusaha otobus bersatu dalam perusahaan untuk mengelola Bus Trans Patriot. "Selain itu, para sopir yang terkena trayek terkena Bus Trans Patriot jadi sopirnya," pungkas sopir yang juga memiliki profesi lain, membuat desain dan membuat rumah. (kir)