BPOM Latih Tim Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan Pemkot Gunungsitoli

Pengawasan BPOM terhadap produk makanan. (Foto: Int)

Gunungsitoli, Dekannews- Tak bisa dipungkiri umumnya konsumen kerap merasa khawatir jika ingin menyantap makanan yang dijajakan di pinggir jalan. 

Pertanyaan yang kerap muncul adalah apakah makanan yang dijajakan itu sehat? Apakah makanan itu diolah dengan baik? 

Bagi kaum Muslim, pertanyaan bertambah dengan apakah makanan ini halal? 

Selera atau jenis makanan pavorit memang tak hanya menjadi satu-satunnya pertimbangan ketika konsumen memutuskan untuk membeli, karena rasa aman, nyaman, dan higienis juga masuk dalam pemikiran. 

Guna meminimalisir risiko di bidang kuliner, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sumatera Utara memberikan pelatihan kepada Tim Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan Pemerintah Kota (Pemkot) Gunungsitoli. Pelatihan diselenggarakan dalam upaya meningkatkan kualitas bahan makanan, serta selalu konsisten dalam peningkatan pengawasan bahan makanan di daerah itu.

"Momentum ini dapat menjadi pendorong bagi pengusaha mikro dan menengah untuk melahirkan produk unggulan di Kota Gunungsitoli yang berdaya saing," kata Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Ir Agustinus Zega di Gunungsitoli, Rabu (17/7/2019).

Ia mengatakan, pihaknya menyambut baik pelaksanaan pelatihan yang diberikan Balai BPOM Sumut, sehingga dengan demikian tim pengawasan mutu dan keamanan pangan dapat lebih maksimal dalam menjalankan tugasnya nanti.

"Komitmen Pemkot Gunungsitoli selama ini adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui produk unggulan yang berstandar nasional, bahkan internasional. Kami berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan baik dan sungguh-sungguh, karena hasil pengawasan dan izin yang dikeluarkan nantinya akan berlaku secara nasional," ujarnya. (yud)