Benturkan Islam dengan Klepon, Drajat: BuzzerRp Hina dan Nista

Meme kue klepon yang diduga buatan buzzer. (Foto: Int)

Jakarta, Dekannews- Para buzzer bayaran (BuzzerRp)  kembali menuai kritik dan hujatan karena diduga dengan sengaja membenturkan Islam dengan salah satu makanan tradisional Indonesia, demi mengalihkan perhatian publik dari berbagai isu yang tengah menjadi perhatian mereka. 

Makanan tradisional tersebut adalah kue klepon. 

Melalui meme yang diviralkan di media sosial, para buzzer yang notabene merupakan para pendukung pemerintah tersebut, menyebut kalau klepon merupakan makanan yang tidak Islami. 

Menurut Ketua Dewan Pakar PAN, Dradjad Wibowo, perbuatan para buzzer itu merupakan tindakan yang jahat. Apalagi karena perbuatan itu juga dilakukan dengan menggunakan nama palsu beridentitas Islam, yakni Abu Ikhwan Aziz. 

"Kenapa saya katakan jahat? Karena pembuat postingan dan para penyebarnya sengaja membenturkan keislaman dengan keindonesiaan, dalam hal ini terkait makanan tradisional. Kenapa sengaja? Karena dari awal munculnya posting hingga pemviralannya merupakan perbuatan yang disengaja,” kata Dradjad seperti dilansir ROL, Kamis (23/7/2020). 

Politisi yang juga ekonom ini meyakini kalau perbuatan itu dilakukan untuk menciptakan kegaduhan yang bodoh dan tidak berguna, sehingga masyarakat teralihkan dari isu-isu yang lebih penting, seperti kasus Djoko Tjandra hingga resesi ekonomi. 

Drajad yakin fitnah ini kerjaan para buzzer yang memang mencari uang dengan membuat kegaduhan, termasuk dengan memakai isu Islam. 

"Sungguh hina dan nista mereka itu. Membenturkan keislaman dengan keindonesiaan hanya demi uang,” kecamnya. 

Dradjad berharap para netizen mengabaikan saja postingan provokatif seperti itu. Lagi pula, lanjutnya, sebelum ini tak pernah ada muslim Indonesia yang sehat iman dan akalnya meributkan soal keislaman klepon.

Untuk diketahui, meme tentang kelpon tak Islami mulai beredar di media sosial pada Selasa (21/7/2020).  Meme bergambar kue klepon beralasakan tisu dalam wadah kramik tersebut bertuliskan begini; "Yuk tinggalkan jajanan yang tidak Islami dengan cara membeli jajanan yang Islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami - Abu Ikhwan Aziz". 

Dari hasil pelacakan pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi diketahui kalau meme itu pertama kali muncul di akun Instagram @kerjasama_2periode, sebuah akun yang jika ditilik dari namanya merupakan pendukung Presiden Jokowi. 

"Salah satu yang cukup awal di IG yang ditangkap DE adalah dari akun @kerjasama_2periode. Foto yang sama dengan yang di Facebook tsb diberi caption "kadrun klo dibiarin makin ngelunjak," kata Ismail di akun Twitter-nya, @Ismailfahmi, seraya menyematkan meme kue klepon yang bikin heboh itu. (rhm)