Anies Pastikan RSUD dan Puskesmas Kecamatan Siaga 24 Jam Selama Libur Lebaran

Gubernur Anies Baswedan. (Dok: Diskominfotik DKI)

Jakarta, Dekannews- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan memastikan bahwa layanan kesehatan di Ibukota tetap tersedia dengan baik untuk melayani masyarakat, meski sedang masa libur Lebaran 1440 Hijriyah.

"Saya menyampaikan kepada seluruh masyarakat, semua Puskesmas Kecamatan buka 24 jam selama musim libur Lebaran ini," katanya usai menginspeksi Puskesmas Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (3/6/2019), seperti dikutip dari siaran pers Humas Pemprov DKI.

Ia menegaskan, saat hari Lebaran sekalipun Puskesmas Kecamatan tetap beroperasi selama 24 jam setiap hari. Begitupula dengan layanan di instalasi gawat darurat (IGD)-nya.

"Jadi, warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa datang. (Puskesmas Kecamatan) ada 44 unit, ditambah RSUD. Jadi, pelayanan kesehatan jalan terus tanpa ada jeda,” imbuhnya.

Sedangkan untuk Puskesmas Kelurahan, mantan Mendikbud itu mengatakan akan tetap beroperasi, namun waktu pelayanannya terbatas. 

“(Puskesmas) Kelurahan juga buka tanggal 3, 4 dan 7 Juni, hanya jam terbatas, yakni pada jam 7:30 sampai jam 12:00. Tanggal 5-6 tutup. Kalau masyarakat membutuhkan layanan (di luar itu), silakan datang ke (Puskesmas) Kecamatan. Semuanya siap melayani. Begitu juga dengan RSUD kita,” jelasnya.

Anies berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan, baik yang mudik Lebaran maupun yang tidak. 

Seperti diketahui, cuti bersama tahun ini dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 H, sesuai keputusan pemerintah melalui keputusan bersama tiga menteri, yakni Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin, ditetapkan pada 3,4 dan 7 Juni 2019. Namun karena 7 Juni merupakan hari Jumat, maka PNS baru kembali bekerja pada Senin 10 Juni 2019.

Meski demikian menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana, awal libur bagi pegawai negeri sipil (PNS) dimulai pada Kamis 30 Mei 2019, karena hari itu merupakan Hari Kenaikan Isa Al Masih, dan merupakan hari libur.

Dengan demikian, jika dihitung mulai 30 Mei hingga 10 Juni 2019, maka libur panjang dan cuti bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri mencapai 11 hari.

Hari ini Kemenag melalui sidang Isbat, menetapkan bahwa 1 Syawal 1440 H atau hari pertama Idul Fitri 2019 jatuh pada Rabu (5/6/2019), sehingga hari kedua Idul Fitri 2019 jatuh pada Kamis (6/6/2019).

Kadis Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, mengatakan, untuk memastikan layanan kesehatan di Puskesmas Kecamatan tetap normal selama libur lebaran, pihaknya menyiagakan sekitar 1/8 darinm total tenaga medis yang ada.

“Kalau di Puskesmas ada dua aspek, aspek kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat. Jadi, kalau yang bertugas di lapangan libur, tapi untuk yang pelayanan di dalam gedung tetap masuk sesuai dengan jadwalnya," kata dia. 

Untuk di RSUD, karena pasien rawat jalan sangat berkurang, tinggal sekitar 40%, maka tenaga medis yang disiagakan untuk rawat jalan di RSUD sekitar 40% dari total tenaga medis yang ada.

"Tapi untuk IGD RSUD itu full 100%,” imbuhnya.

Untuk memastikan kesiapan Puskesmas Kecamatan, Dinas Kesehatan melakukan serangkaian prigram, dan beraama Gubernur Anies Baswedan, Widyastuti melakukan inspeksi ke Puskesmas Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. (man)