Anies dan Edy Dinilai Sebagai Bintang yang Bersinar Tanpa Pencitraan

Anies Baswedan dan Edy Rahmayadi. (Foto: Twitter)

Jakarta, Dekannews- Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustad Tengku Zulkarnain memuji figur Anies Baswedan dan Edy Rahmayadi dalam wabah penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). 

Ustad yang aktif di media sosial itu menilai, Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur Sumatera Utara tersebut sudah berjuang melawan pandemi virus mematikan dari China tersebut. 

"Dua Orang Gubernur yg Mati-matian memerangi wabah Covid-19 di NKRI. Yg satu intelektual Adem, di Jakarta. Dan yg Satu Letnan Jendral TNI(Purn), Mantan Pangkostrad, Tegas Berwibawa, di Sumatera Utara," kata Ustad Tengkumelalui akun Twitter-nya, @ustadtengkuzul seperti dikutip, Senin (13/4/2020)

Ustad asal Sumut itu menilai, Anies dan Edy adalah dua figur yang luar biasa, yang bersinar tanpa pencitraan. 

"Dua Bintang NKRI yg Luar Biasa Bersinar tanpa Pencitraan. Semoga Allah Lindungi," katanya seraya menyematkan sebuah foto yang menggambarkan Anies dan Edy sedang bersalaman. Edy mengenakan kostum tentara, sementara Anies mengenakan setelan jas. 

Seperti diketahui, kebijakan Anies dalam menangani wabah Covid-19 memang diapresiasi banyak pihak. Bahkan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam video conference, Kamis (9/4/2020), mengatakan kalau Kebijakan Anies menerapkan PSBB  di Jakarta meningkatkan kepercayaan pasar terhadap Indonesia. 

"Pak Gubernur DKI Pak Anies Baswedan mengumumkan terkait PSBB, berbagai kondisi ini membawa kepercayaan di pasar. Ini yang kemudian saya sampaikan bahwa rupiah bergerak cenderung stabil dan menguat," katanya. 

Saat Perry mengatakan hal ini, rupiah sukses meninggalkan level 16.000-an/dolar AS ke 15.880/dolar AS. 

Sementara Edy juga telah menerbitkan sejumlah kebijakan terkait penanganan Covid-19. Salah satunya meminta agar tak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) di wilayahnya meski ada pandemi Covid-19. 

Instruksi Edy ini disampaikan setelah ia menggelar rapat dengan pelaku usaha di rumah dinas Gubernur Sumatera Utara pada Kamis, 26 Maret 2020. Ia juga menginstruksikan agar aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Sumatera Utara serta karyawan swasta bisa menjalankan sistem kerja dari rumah. (rhm)